Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
19 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
18 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Badminton Asian Team Championships 2020

Kehilangan Partai Ketiga, Indonesia Tertinggal 1-2

Kehilangan Partai Ketiga, Indonesia Tertinggal 1-2
Kamis, 13 Februari 2020 15:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MANILA - Tim Bulutangkis putri Indonesia sementara tertinggal 1-2 dari Thailand di babak penyisihan Grup Y Badminton Asian Team Championships 2020. Ruselli Hartawan tidak dapat menahan laju Pornpawee Chochuwong dan dikalahkan dengan skor 19-21, 21-18, 21-16.

Bertarung selama 69 menit, Ruselli tak berhasil mengulang sukses di SEA Games 2019, kala itu ia berhasil mengalahkan Chochuwong dengan skor 21-16, 10-21, 21-18.

"Sebetulnya permainan dia tidak banyak berbeda dengan di SEA Games kemarin, tapi waktu itu saya lebih mengatur irama permainan," kata Ruselli soal permainan.

"Lawan punya keunggulan bola-bola atas yang cukup bagus, sebetulnya main saya sudah benar. Saya sudah berusaha memperlambat tempo, tapi saat sudah unggul, temponya jadi cepat lagi. Sabetan-sabetan lawan memang bagus, saya sudah berusaha bikin dia lari-lari tapi dia tetap bisa mengatasi," jelas Ruselli kepada Badmintonindonesia.org.

Indonesia masih punya dua kesempatan lagi untuk memenangkan pertandingan melawan Thailand. Jika ingin menang, maka dua partai terakhir harus diamankan.

"Rasa kecewa pasti ada karena saya tidak bisa memberi poin kepada lawan. Tapi kalau besok dipercaya turun lagi, akan kasih yang lebih maksimal," ucap Ruselli yang berasal dari klub Jaya Raya. ***

wwwwww