Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
21 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
8 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
3
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
Parlemen
24 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
4
Waspada Modus Liquid Sintetis, KIPAN Pekanbaru Dukung Sikap Tegas Kapolri Tertibkan Vape
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Waspada Modus Liquid Sintetis, KIPAN Pekanbaru Dukung Sikap Tegas Kapolri Tertibkan Vape
5
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
7 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Sempat Rusuh, Narapidana Lapas Sorong Papua Mulai Kembali ke Lapas

Sempat Rusuh, Narapidana Lapas Sorong Papua Mulai Kembali ke Lapas
Selasa, 20 Agustus 2019 17:57 WIB
SORONG - Narapidana Lapas Sorong, Papua perlahan mulai kembali menjalani hukumannya. Mereka sebelumnya menyelamatkan diri akibat kebakaran bangunan Lapas.

Kepala Lapas Kelas II B Sorong, Nunus yang dikonfirmasi, Selasa, mengakui bahwa satu per satu narapidana yang keluar akibat kebakaran untuk menyelamatkan diri mulai kembali ke Lapas.

Dia mengatakan, ada yang kembali sendiri ke Lapas, ada pula yang diantar oleh keluarganya guna menjalani sisa masa hukuman.

Menurut dia, insiden kebakaran Lapas pada Senin sore (19/8) narapidana berhamburan keluar guna menyelamatkan diri. Dari total jumlah keseluruhan narapidana yakni 553 orang sekitar 200 belum kembali.

Ia mengatakan bahwa ruang tahanan aman karena yang terbakar hanya kantor atau ruang administrasi sehingga narapidana bisa beristirahat dengan tenang.

Hanya saja, tambah dia, kendala yang dihadapi pihak Lapas adalah menyediakan makanan bagi narapidana karena semua akses jalan menuju Lapas diblokade massa aksi menolak rasisme.

"Kami kesulitan membeli bahan makanan bagi warga binaan karena sejumlah ruas jalan menuju Lapas diblokade," ujarnya.

Kalapas berharap narapidana yang keluar karena menyelamatkan diri dari kobaran api dapat kembali ke Lapas dengan sukarela dan menyelesaikan masa tahanannya. Seperti diberitakan Antara.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Cendekia, Balai Kota, Parlemen
wwwwww