Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
17 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
17 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Turnamen Bulutangkis Akita Mastersb 2019

Tundukkan Yu Igarasi, Firman Raih Gelar Juara

Tundukkan Yu Igarasi, Firman Raih Gelar Juara
Senin, 19 Agustus 2019 00:16 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Indonesia merebut satu gelar juara dari Turnamen Bulutangkis Akita Masters 2019. Gelar pertama datang dari pemain tunggal putra Firman Abdul Kholik yang menundukkan wakil tuan rumah, Yu Igarashi, dengan skor 21-18, 22-20.

Dalam pertandingan yang berlangsung di CNS Arena, Akita, Firman tampil cukup baik dan berhasil menjalankan strategi permainan dengan baik. Firman bermain sabar dan mengantisipasi permainan reli yang memang menjadi ciri khas pemain Jepang.

"Saya dari awal coba untuk kontrol permainan lawan dan menyerang begitu dapat peluang. Pemain Jepang kan memang mainnya reli begitu, jadi sebisa mungkin saya sabar dulu dan tidak buru-buru mau menyerang, benar-benar menyerang kalau ada kesempatan," kata Firman saat dihubungi Badmintonindonesia.org.

Game kedua berakhir dengan adu setting. Sudah unggul jauh 19-16, Yu mengejar perolehan angka Firman hingga kedudukan imbang 20-20. Namun Firman berhasil mengembalikan fokusnya dan memenangkan pertandingan.

"Di game kedua waktu poin 19-16 ada kepikiran, wah alhamdulilah juara, padahal kan belum game, jadi terlalu percaya diri dan fokus di permainannya hilang. Waktu poin 19-19 saya coba buat fokus lagi alhamdulilah balik lagi fokusnya," ungkap Firman.

"Apalagi di suasana kemerdekaan ini, pasti ada rasa ingin membanggakan Indonesia. Saya merasa lebih yakin lagi mainnya, hadiah untuk Indonesia," tutur pemain binaan klub Mutiara Cardinal Bandung ini.

Firman juga mengatakan bahwa ia ingin bisa bersaing dan merebut gelar juara di level yang lebih tinggi, yaitu level Super 500 ke atas. Sebelumnya, Firman juga menjuarai turnamen Vietnam International Challenge 2019. 

Sayangnya sukses Firman belum bisa diikuti ganda putri Putri Syaikah/Nita Violina Marwah yang dikalahkan unggulan kedua, Ayako Sakuramoto/Yukiko Takahata (Jepang), dengan skor 17-21, 21-14, 15-21. ***

wwwwww