Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
20 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
19 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
17 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pidato Sidang Bersama, Jokowi Minta Izin Pindahkan Ibu Kota ke Kalimantan

Pidato Sidang Bersama, Jokowi Minta Izin Pindahkan Ibu Kota ke Kalimantan
Jum'at, 16 Agustus 2019 11:24 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Presiden RI, Joko Widodo alias Jokowi, secara terbuka meminta izin untuk memindahkan Ibu Kota Negara Indonesia ke Kalimantan.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, insya ALLAH, dengan ini saya mohon izin untuk memindahkan Ibu Kota negara kita ke pulau Kalimantan," kata Jokowi saat menutup pidatonya dalam sidang Bersama DPR RI - DPD RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Jumat (16/08/2019) siang.

"Ini demi visi Indonesia maju," kata Presiden Jokowi.

Dalam sidang itu, Presiden Jokowi memaparkan banyak hal terkait arah kemajuan Bangsa Indonesia ke depan. Bonus Demografi Indonesia di 2021-2024, diharap bisa dimanfaatkan Bangsa meskipun tantangan persaingan global kian sengit.

"Indonesia tidak takut," kata Jokowi berulang kali.

Guna mendorong Indonesia Maju yang mejadi visi Bangsa ke depan di bawah kepemimpinan jilid II-nya, Jokowi meminta berbagai pihak untuk bersatu padu melakukan banyak perubahan-perubahan guna menyesuaikan dengan perkembangan dan tantangan zaman.

Reformasi besar-besaran di bidang perundangan, reformasi besar-besaran pada birokrasi dan optimasi pembangunan sumber daya manusia diminta Jokowi untu menjadi konsesus dan upaya setiap pihak.

Dalam pidatonya ini, Jokowi sempat mengulang penegasan, "saya sendiri yang memimpin kemajuan ini,".***

wwwwww