Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
19 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
19 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Dukung Tumbuh Kembang Anak, Ini Program Kesehatan Pemkot Sawahlunto

Dukung Tumbuh Kembang Anak, Ini Program Kesehatan Pemkot Sawahlunto
Dr. Al Anshari, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto.
Jum'at, 16 Agustus 2019 10:44 WIB
Penulis: Anton Saputra
SAWAHLUNTO - Untuk mendukung kesehatan tumbuh kembang anak-anak Kota Sawahlunto, di bulan Agustus 2019 ini ada dua program pemerintah yang wajib diterima anak, yakni pemberian vitamin A dan pemberian obat cacing.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto, Dr. Al Anshari mengatakan, pemberian obat cacing Albendazole dilakukan hanya untuk anak berusia di atas 1 tahun.

Anak yang mengidap cacing akan menghambat penyerapan nutrisi dalam tubuhnya sehingga nutrisi tidak sempurna diserap. Hal ini dapat berdampak buruk pada kesehatan dan pertumbuhan anak.

"Untuk anak usia 12 bulan sampai 59 bulan, obat cacing bisa diterima di Puskesmas atau Posyandu dengan pemberian yang dikombinasikan dengan vitamin A. Sedangkan untuk anak usia 6 sampai 12 tahun diberikan petugas Puskesmas di sekolah," ungkap Al Anshari saat dihubungi via telepon Kamis, (15/8/2019).

Pemberian obat cacing ini hanya dilakukan apabila anak sehat, tidak demam ataupun sakit, anak sudah sarapan pagi dan hanya dilakukan oleh petugas Puskesmas atau kader kesehatan yang sudah terlatih.

Dr Al --sapaan akrabnya-- juga mengajak kepada orang tua untuk tidak khawatir dan ikut serta dalam mendukung pemberian obat cacing, karena tujuannya baik dan sangat berguna bagi anak.

"Di Sawahlunto sendiri jumlah anak penderita cacingan terbilang kecil, yakni hanya 0,02 persen. Dan saat ini Sawahlunto sedang dalam proses Sertifikasi Bebas Cacingan dari Kementrian Kesehatan," tandasnya. (ton)

wwwwww