Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
9 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
9 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
11 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
11 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ikuti Perintah China, Menpora Malaysia Setuju Zakir Naik Diusir

Ikuti Perintah China, Menpora Malaysia Setuju Zakir Naik Diusir
Kamis, 15 Agustus 2019 23:39 WIB
MALAYSIA - Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Syed Saddiq setuju dengan usulan tiga menteri yang meminta penceramah asal India, Zakir Naik, dideportasi dari Negeri Jiran.

Zakir Naik sudah tiga tahun terakhir tinggal di Malaysia. Belum lama ini, Zakir kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial yang dinilai tiga menteri Malaysia bernada rasial.

Terkait tindakan Zakir, Syed menegaskan ketidaksetujuannya. Ia pun ikut serta dalam gerakan mendukung deportasi Zakir.

"Iya (saya setuju Zakir Naik dideportasi)," ucap Syed seperti dikutip dari The Star, Kamis (15/8).

"Serangan kepada saudara kami warga Tionghoa dan India adalah serangan terhadap seluruh Malaysia. Konyol bila menyebut sesama warga Malaysia tamu," kata Syed.

"Demi Tuhan, mereka semua (warga Tionghoa dan India) adalah saudara saya," sambung dia.

Pekan lalu, Zakir menyerukan warga Tionghoa di Malaysia kembali ke asalnya. Menurut Zakir penduduk Tionghoa hanya tamu yang sudah lama tinggal.

Selain ke warga Tionghoa, dalam kesempatan yang sama Zakir Naik juga menyebut umat Hindu di Asia Tenggara mempunyai hak 100 persen lebih banyak dari jika dibanding umat Muslim di India.

Komentar Zakir Naik membuat tiga menteri Malaysia, Gobind Singh, M Kulasegaran dan Xavier Jayakumar menggelar pertemuan untuk membahas langkah legal mengusir penceramah tersebut.

Terkait permintaan tiga menteri tersebut, kantor berita Bernama menyebut, PM Mahathir kemungkinan besar tak akan mendeportasi Zakir ke India. Keselamatan Zakir jadi alasan utama.

"Jika ada negara lain yang mau menampungnya, kami persilakan," kata Mahathir.

Zakir Naik mengeluarkan bantahan atas tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Dirinya percaya telah terjadi kesalahan konteks pengutipan yang bertujuan untuk memfitnah dirinya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Kumparan.com
Kategori:GoNews Group, Kabar Bertuah, Warga Bertuah
wwwwww