Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
9 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
9 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
11 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
11 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Jamu Bali United, Rahmad Darmawan: Jangan Terpancing Provokasi

Jamu Bali United, Rahmad Darmawan: Jangan Terpancing Provokasi
Rabu, 14 Agustus 2019 00:40 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BOGOR - PS Tira Persikabo mendapat tantangan berat untuk mempertahankan puncak klasemen sementara Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019 dengan menjamu Bali United FC dalam laga pekan ke-14 saat kedua tim bertemu di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (15/8/2019).

Pelatih Rahmad Darmawan mengingatkan para pemain untuk tampil lebih disiplin menghadapi kekuatan Bali United yang dinilai memiliki keunggulan dari segi kualitas individu pemain. Meski demikian, ia berjanji akan memberikan perlawanan kepada Serdadu Tridatu.

“Kita harus lebih baik lagi dan lebih disiplin lagi menghadapi tim yang menurut saya sangat kuat kandidat sebagai juara. Kita tahu kualitas Bali baik di starting maupun di cadangan tidak beda jauh,” kata Rahmad.

“Mereka bermain dengan sangat seimbang antara lini pertahanan dan menyerang. Dia secara individu tidak bisa dibandingkan dengan kita. Tapi semua itu memang harus kita lawan dengan suatu tekad yang kuat, team work yang solid dan juga kita mencoba memberikan perlawanan yang maksimal kepada tim yang notabene di atas kita,” jelas pelatih yang akrab disapa RD tersebut.

Rahmad juga mengingatkan anak asuhnya untuk tidak terpancing provokasi dari para pemain lawan. Ia berharap Abduh Lestaluhu dan kolega menjaga fokus dan emosi selama 90 menit pertandingan. Di sisi lain, RD menyebut organisasi permainan juga tetap menjadi satu hal yang harus diperhatikan saat bermain.

“Tapi buat saya yang paling penting adalah kita fokus juga terhadap diri kita mengantisipasi kelebihan lawan, bagaimana organisasi permainan, bagaimana transisi kita pada saat bertahan dan bagaimana tiba-tiba kita harus menyerang,” sambungnya.

“Itu saya rasa jauh lebih penting walaupun tadi sudah disampaikan mengendalikan atau mengontrol emosi bagian yang paling penting juga dari tim kami,” beber eks arsitek Mitra Kukar tersebut. ***

wwwwww