Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
13 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
12 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
11 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
9 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
14 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Soal Pemecatan Djanur, Candra Wahyudi: Sesuai Mekanisme

Soal Pemecatan Djanur, Candra Wahyudi: Sesuai Mekanisme
Selasa, 13 Agustus 2019 23:43 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Manajemen Klub Persebaya Surabaya membantah bahwa keputusan memberhentikan Djadjang Nurdjaman dari posisi pelatih kepala terlalu mendadak.

Manajer Persebaya, Candra Wahyudi, mengatakan bahwa keputusan yang diambil sudah sesuai dengan mekanisme. Candra menyebut ada level-level yang sudah dilewati sebelum pemberhentian Djadjang terjadi.

"Manajemen punya pertimbangan untuk menentukan status siapa pun di dalam tim, entah itu pelatih, pemain atau ofisial," buka Candra.

"Kita punya level-level penilaian kapan harus ambil keputusan sampai akhirnya evaluasi kemarin memang seperti itu yang dilakukan," sambungnya.

Sebelumnya, Persebaya memberhentikan Djadjang hanya beberapa jam setelah tim bermain imbang 2-2 lawan Madura United, Sabtu (10/8) lalu di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Bahkan, ada yang menyebut pelatih yang karib disapa Djanur itu diberhentikan begitu turun dari bus yang membawa tim keluar dari stadion.

Sembari mencari pengganti Djanur, Candra memastikan program tim tetap berjalan dengan baik. Sesi latihan tetap digelar pada hari Senin (12/8/2019) di bawah kendali pelatih caretaker Bejo Sugiantoro.

"Secara regulasi Persebaya harus mencari pelatih kepala dengan lisensi A AFC dan itu yang harus dilakukan. Kita punya waktu satu bulan," ucap Candra. ***

wwwwww