Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Nasional
11 jam yang lalu
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
2
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
3
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
4
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Sepakbola
3 jam yang lalu
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Supardi Bersyukur Hasil Imbang

Supardi Bersyukur Hasil Imbang
Jum'at, 09 Agustus 2019 22:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution
LAMONGAN - Satu poin dari Lamongan didapatkan Klub Persib Bandung paska menahan Persela di kandangnya sendiri dengan skor 2-2, Kamis (8/8/2019) di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur. Walau hasil imbang, Persib naik peringkat di klasemen sementara ke posisi 9 dengan 14 poin.

Kapten Persib Supardi sangat mensyukuri hasil tersebut. Karena, selain naik peringkat timnya menyudahi kekalahan beruntun yang diderita mereka selama tiga pertandingan terakhir.

"Hasil yang patut kita syukuri pada Allah karena bisa mengambil satu poin meski pun kita ingin memenangkan pertandingan. Tapi itulah hasil maksimal yang kita raih hari ini," ungkap Supardi seusai laga.

Persib sebenarnya berpeluang bisa memenangkan pertandingan karena mampu unggul 2-1. Sayang, di babak kedua permainan mereka menurun dan kebobolan lewat situasi umpan langsung yang diletakkan di belakang center back. Alex dos Santos tak ragu memperdayai I Made Wirawan.

Robert Alberts pun mengakui timnya kehilangan insting melakukan counter attack. Itu tersebab pressing yang dilakukan para pemain Laskar Joko Tingkir yang membuat para pemain memilih tetap berada pada posisinya di kedalaman.

"Kami kehilangan insting dalam counter attack. Saya setuju tim ini tidak maju kedepan seperti babak pertama. Pemain kami dipaksa untuk tetap berada di posisinya jadi kami tidak bisa berbuat banyak," ulas Robert Alberts, pelatih Persib. ***

wwwwww