Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
7 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
6 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
6 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
7 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
8 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Nyawa Krisdayanti Berakhir di Tangan Suami

Nyawa Krisdayanti Berakhir di Tangan Suami
Senin, 01 Juli 2019 23:28 WIB
PEKANBARU - Ape Rusu Halawa (25) nekat membunuh istrinya Hernita Krisdayanti (21). Pelaku melakukan itu di rumah mereka, Jalan Toman, Kelurahan Muara Fajar Barat, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Minggu (30/6) sekitar pukul 02.00 Wib.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Awaluddin Syam, mengatakan, pelaku berusaha kabur setelah membunuh istrinya. Bahkan pelaku sempat meminta uang kepada orang tuanya untuk bekal dalam pelarian.

“Tetapi orang tua tersangka tak mau memberikan uang tersebut karena curiga melihatnya ketakutan, akhirnya pelaku pergi membawa sepeda motornya,” kata Awal, Senin (1/7/2019).

Melihat ada yang tidak beres, orang tua pelaku datang ke rumah mereka mengecek untuk melihat kondisi istri pelaku. Saat itulah, korban ditemukan meninggal dunia dengan posisi telentang.

Orang tua pelaku histeris melihat menantunya tergeletak dan tewas. Kemudian peristiwa itu diberi tahu ke warga sekitar dan dilaporkan ke polisi.

Kepolisian datang dan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara. Tak lama kemudian, pelaku ditangkap di daerah Kabupaten Bengkalis, hari itu juga. Pelaku langsung diinterogasi polisi.

"Pelaku mengaku perbuatannya membunuh istrinya. Motifnya karena cemburu. Alasannya, korban suka marah. Tidak boleh diantar dan dijemput kerja,” terang Awal.

Meski demikian, polisi melakukan penahanan terhadap pelaku agar tidak melarikan diri lagi. Sebelum ditangkap, pelaku sempat berusaha ke Medan, Sumatera Utara untuk kabur.

“Kemudian kita kejar. Alhamdulillah pelaku kita tangkap di Bengkalis tak lama setelah kejadian,” ucap Awal.

Awal menyebutkan, pelaku membunuh korban dengan cara membekap wajah korban dengan menggunakan bantal. Barang bukti sebuah bantal dan sehelai kain sarung. (gs1)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Warga Bertuah, GoNews Group
wwwwww