Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Nasional
12 jam yang lalu
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
2
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
3
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
4
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Sepakbola
5 jam yang lalu
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Home  /  Berita  /  GoNews Group

13 Ribu Personel Amankan Sidang MK, Polisi Pastikan Tak Ada Senjata Api

13 Ribu Personel Amankan Sidang MK, Polisi Pastikan Tak Ada Senjata Api
Kamis, 27 Juni 2019 11:54 WIB
JAKARTA - Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan mengatakan, pihaknya telah siap mengamankan jalannya sidang putusan sengketa hasil Pemilu presiden 2019. 13.747 personel TNI-Polri disiagakan menjalankan sidang hari ini, Kamis (27/6).

"Kami siap, sesuai jadwal kami terima tanggal 27 Juni 2019 akan dilaksanakan putusan sidang sengketa PHPU pilpres pagi hari ini sesuai protap," katanya di depan Gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (27/6).

Guna kondusifitas, dia mengungkapkan, beberapa ruas jalan di depan Gedung MK dialihkan. Seperti di depan arah Jalan Medan Merdeka Barat di dua arusnya dialihkan melalui Jalan Merdeka Selatan.

Terkait protap pengamanan massa aksi, Harry menegaskan, kepada tiap jajaran untuk tidak menggunakan senjata api dan peluru tajam. Dia memastikan anggotanya tidak ada yang membawanya pada saat bertugas nanti.

"Jadi tadi sudah dicek provos untuk yakinkan petugas tidak membawa peluru senjata tajam," tegasnya.

Aksi massa dikomandoi Gerakan Kedaulatan Rakyat dan Persatuan Alumni 212 sudah mulai berdatangan pada pukul 08.00 WIB. Menurut Abdullah Hehamahua, kordinator aksi Gerakan Kedaulatan Rakyat, mengatakan akan ada satu juta massa hadir hari ini di sekitaran Gedung Mahkamah Konstitusi hari ini.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww