Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
6 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
4 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
4 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
6 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
6 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Setelah UBN, UAS dan Gatot Nurmantyo, Dahlan Iskan Mantap Pilih Prabowo

Setelah UBN, UAS dan Gatot Nurmantyo, Dahlan Iskan Mantap Pilih Prabowo
Jum'at, 12 April 2019 21:03 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Setelah Ustaz Bachtiar Nasir (UBN), Ustaz Abdul Somad (UAS) dan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, kini Dahlan Iskan juga mantap pilih Prabowo.

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan juga terlihat hadir dalam acara pidato kebangsaan capres Prabowo Subianto.

Diapun mengungkap alasan memilih Prabowo meski dulu sebagai pendukung Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2014.

"Lima tahun yang lalu menjelang pemilu seperti ini, saya menggelar deklarasi besar-besaran mendukung Pak Jokowi," ucap Dahlan memulai pidatonya di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (12/4/2019).

Saat itu, Dahlan mengaku berharap banyak pada program Jokowi, termasuk soal revolusi mental. Dia juga berharap selama 5 tahun dipimpin Jokowi, pendapatan per kapita negara bisa mencapai USD 7.000 per tahun. "Tapi itu tidak terlaksana," katanya.

Oleh sebab itu, kini dia mendukung Prabowo di Pilpres 2019. Dahlan mengaku keputusan itu bukan karena nasibnya yang pernah ditahan di era pemerintahan Jokowi. 

"Karena itu, saya hari ini saya menjatuhkan pilihan kepada Pak Prabowo. Bukan karena mempertimbangkan nasib saya selama 5 tahun terakhir. Itu saya anggap risiko saya sebagai pengabdi," ungkap Dahlan.

Dahlan menceritakan, 5 tahun yang lalu, pimpinan 'Dahlanis' sebenarnya memihak Prabowo. Namun dia sendiri yang memilih Jokowi. 

"Lima tahun yang lalu sebetulnya semua pimpinan Dahlanis se-Indonesia sudah berkumpul untuk mengambil sikap akan memihak Pak Prabowo atau Pak Jokowi. Waktu itu keputusan terbanyak sebetulnya memihak Pak Prabowo, tapi saya veto kita harus memihak Pak Jokowi karena program-program Pak Jokowi itu," papar Dahlan.

"Nah sekarang pemilu tahun ini ganti saya ikut pimpinan-pimpinan Dahlanis itu," pungkasnya.***

wwwwww