Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pendiri Pekanbaru Marhum Pekan Resmi Terima Gelar Pahlawan Nasional
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pendiri Pekanbaru Marhum Pekan Resmi Terima Gelar Pahlawan Nasional
2
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
3
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Nasional
5 jam yang lalu
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
4
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kurangi Pengangguran, Cak Imin: Pemerintah Jangan Didikte Swasta

Kurangi Pengangguran, Cak Imin: Pemerintah Jangan Didikte Swasta
Kamis, 31 Mei 2018 14:55 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Muhaimin Iskandar mengatakan, untuk mengurangi angka pengangguran di Indonesia, persebaran lapangan pekerjaan di setiap wilayah harus merata.

Karena itu, Muhaimin alias Cak Imin mendorong pemerintah supaya mengintervensi swasta, sehingga kantong lapangan kerja juga menyentuh wilayah-wilayah yang selama ini belum tersentuh oleh industri.

"Negara harus mengatur swasta untuk membuka kawasan industri baru. Jangan sampai pemerintah malah didikte oleh swasta," ujar Cak Imin saat meninjau Pasar Plered, Cirebon, Jawa Barat, pada Kamis (31/5) pagi.

Cara lain untuk menekan jumlah pengangguran di Indonesia, kata Cak Imin, yakni dengan memaksimalkan penggunaan dana desa, yang masuk ke rekening desa sebesar Rp800 hingga Rp1 miliar per tahunnya.

Program padat karya yang didanai oleh dana desa, serta pemanfaatan dana desa untuk ekonomi kreatif, dia sebut sebagai solusi untuk mengurangi pengangguran yang ada di desa.

"Mengatasi pengangguran di desa dengan memperbesar dana desa. Agarbsemua yang nganggur itu bisa kerja dan mendapatkan penghasilan," kata Cak Imin.***

wwwwww