Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
12 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
11 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
11 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
13 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
13 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Di Sumatera Barat, Mentawai Adalah Contoh 'Indahnya' Keberagaman Agama yang Harmonis

Di Sumatera Barat, Mentawai Adalah Contoh Indahnya Keberagaman Agama yang Harmonis
Pulau Mentawai yang indah
Selasa, 22 Mei 2018 21:33 WIB
MENTAWAI - Mentawai, kabupaten yang berada di pulau terluar, yang berhadapan dengan Samudera Indonesia, merupakan contoh nyata keberagaman agama yang harmonis di wilayah Sumatera Barat. Di ''Bumi Sikerei'' umat beragama hidup rukun dan saling bahu membahu membangun negeri yang mempesona ini.

''Keberagaman dan saling menghormati di Mentawai sudah terbangun sejak lama. Di sini semua umat hidup rukun. Inilah modal Mentawai yang tidak dimiliki daerah lain,'' ujar Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet saat melakukan safari Ramadhan di Mesjid Jabal Nur Tuapejat, Jumat lalu.

Dikatakannya, Mentawai dihuni pemeluk agama, ragam ras dan suku ternyata, namun rakyatnya hidup rukun dan tidak ada perselisihan.

"Rasa kekeluargaan dengan bergandengan tangan antara umat Muslim dan Nasrani semakin terasa dan inilah modal kita dalam membangun Mentawai yang kita cintai," kata Yudas Sabaggalet di depan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit dan ratusan jamaah Masjid Jabal Nur Tuapejat.

Karena itu, Yudas mengajak kepada seluruh masyarakat Mentawai mulai dari pulau Siberut, Sipora dan pulau Sikakap, agar menjadi bulan Ramadhan sebagai momentum kebersamaan, yaitu kebersamaan dalam mewujudkan pembangunan Mentawai.

Senada dengan Yudas, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit pun mengungkapkan pujian atas rasa toleransi dan kerukunan masyarakat Mentawai. Menurut Nasrul Abit, kebersamaan seluruh masyarakat Mentawai itulah yang bisa membuat perubahan di Mentawai.

"Status Mentawai memang masih tergolong sebagai daerah 3T, tapi jangan malu dulu, karena dengan 3T itu justru Mentawai dikenal, dan saya yakin dengan modal kebersamaan ini maka Mentawai pasti ada perubahan, dan sekarangpun sudah terasa perubahan itu,'' ujar orang nomor dua di Sumatera Barat itu.

Tim Safari Ramadhan Provinsi Sumatera yang dipimpin langsung Wagub Nasrul Abit dalam lawatanya ke Mentawai mengunjungi beberapa mesjid diantaranya Mesjid Al-Furqan Sikakap dan mesjid Jabal Nur di Tuapejat Sipora Utara.

Tim Safari Ramadhan Pemprov Sumbar juga menyerahkan bantuan uang senilai Rp20 juta, beberapa Kitab Suci Al Qur'an dan juga beberapa kain sarung sebagai sarana ibadah untuk jamaah masjid Jabal Nur. (ss)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Kabar Bertuah, Balai Kota, GoNews Group, Binawidya, Pekansikawan
wwwwww