Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Nasional
9 jam yang lalu
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
2
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
3
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
4
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Sepakbola
1 jam yang lalu
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ketua DPR Ingin Perbaiki Hubungan dengan KPK

Ketua DPR Ingin Perbaiki Hubungan dengan KPK
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo saat menyambangi KPK. (istimewa)
Senin, 12 Maret 2018 18:38 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Hubungan dua lembaga, DPR RI dengan KPK yang kerap tak harmonis, ingin coba diperbaiki oleh Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. Hubungan keduanya sempat memanas ketika DPR membentuk Pansus Hak Angket KPK. Pasca selesainya kerja Pansus, hubungan kelembagaan harus terjalin baik.

Bamsoet, begitu Ketua DPR akrab disapa, menilai bahwa KPK saat ini sudah menunjukkan kemajuan kinerja, sehingga perlu diapresiasi. Sebelumnya, DPR sudah memberikan kritik bahkan Pansus KPK juga memberikan rekomendasi perbaikan internal KPK. Pola hubungan yang sempat memanas perlu diharmonisasi kembali.

"Kita sudah melihat banyak kemajuan yang dilakukan KPK dan harus dipertahankan. Kerugian negara bisa ditekan semaksimal mungkin," ucap Bamsoet saat tiba di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (12/3/2018).

Bamsoet sendiri hadir ke KPK untuk menghadiri acara laporan tahunan KPK 2017 bersama pejabat negara lainnya. Hadir pula Ketua Komisi III DPR Kahar Muzakir dan dua anggota Komisi III Arteria Dahlan dan Abu Bakar Al Habsyi.

Pola hubungan DPR-KPK pasca kepemimpinan mantan Ketua DPR Setya Novanto dan Pansus Angket KPK, sudah menunjukkan perbaikan yang berarti.

Terakhir, DPR sendiri sudah membuka Klinik e-LHKPN yang dihadiri langsung Ketua KPK Agus Raharjo.

Klinik ini untuk memudahkan akses pelaporan harta kekayaan bagi 560 anggota DPR yang bisa dipantau oleh KPK dan publik.(rls)

wwwwww