Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
4 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
3
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
4 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
2 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
6
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
2 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Tank Kostrad Tenggelam di Sungai saat Bawa 16 Siswa PAUD, 1 Anggota TNI dan 1 Guru Tewas

Tank Kostrad Tenggelam di Sungai saat Bawa 16 Siswa PAUD, 1 Anggota TNI dan 1 Guru Tewas
Tank amfibi M113. Tank jenis inilah yang tenggelam saat bawa anak-anak PAUD outbound
Sabtu, 10 Maret 2018 21:07 WIB
PERISTIWA kecelakaan dialami kendaraan lapis baja tank M113 milik TNI AD di Sungai Bogowonto, Kabupaten Purworejo, Sabtu (10/3/2018) siang.

Dari informasi yang dihimpun, pemilik akun facebook Cindyana Aulia melalui grup Info Berita Sekitar Purworejo, kecelakaan tersebut melibatkan tank M113 dari Batalyon Infanteri Mekanis 412 Divisi Infanteri 2/Kostrad, yang membawa rombongan anak-anak Pos PAUD Ananda Kelurahan Sindurjan Kecamatan/Kabupaten Purworejo.

Seorang netizen, Herlina Sukmawati menginformasikan bahwa pada Sabtu (10/3/2018) sekitar pukul 10.03 di Yon 412/Mekanis telah melaksanakan latihan outbound anak-anak sekolah di Sungai Bogowonto.


Di antaranya PAUD Ananda terdiri dari 16 anak dan seorang guru.

TK Masitoh terdiri dari 71 anak dan empat guru.

TK Siwi terdiri dari 20 anak dan dua guru.

PAUD Lestari terdiri dari 20 anak dan empat guru.

PAUD Handayani terdiri dari 35 anak.

Sarana yang digunakan adalah tiga unit tank.

Pelaksanaan outbound dibagi menjadi 2 kloter, pada kloter pertama selamat semua.

Namun saat kloter kedua, satu tank kena musibah, tergelincir dan tenggelam sedangkan 2 tank lainnya selamat.

Jumlah penumpang tank : 5 personel TNI, 17 penumpang (16 anak, 1 guru ).

Setelah melihat tank tenggelam beberapa personel 412 yang sedang melaksanakan kegiatan di lap HR langsung menolong.

Sedangkan personel atas nama Pratu Randi Suryadi dan kepala PAUD yang mendampingi siswa Iswandari meninggal dunia.

Kronologis Tank Tenggelam di Sungai Bogowonto

Personel TNI mengevakuasi korban tank tenggelam di Sungai Sungai Bogowonto, Purworejo/facebook.
Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto, angkat bicara terkait kecelakaan alat tempur taktis tank M113 di Purworejo.

Dikatakan Wuryanto, alat utama sistem pertahanan (alutsista) yang mengalami kecelakaan, hingga menelan dua korban jiwa tersebut merupakan milik Komanda Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad).

"Itu milik Kostrad, ‎apa yang bisa kita lakukan kita bantu sepenuhnya," kata Wuryanto, kepada Tribun Jateng, Sabtu (9/3/2018).

Bantuan yang diberikan, sambung dia, termasuk proses evakuasi terhadap korban, dan lainnya. Namun, ia enggan untuk menjelaskan lebih detail terkait hal itu, lantaran menurutnya yang berwenang sepenuhnya adalah Kostrad.

"Saya sudah berkomunikasi dengan Kostrad, penjelasan lebih detail dan jelas bisa melalui Kepala Penerangan (Kapen) Kostrad," tandasnya.

Kadispenad TNI AD Brigjen Alfret Denny Tuejeh membenarkan telah terjadi kecelakaan tank yang menyebabkan dua orang meninggal dunia pada Sabtu (10/3/2018).

Saat ini tank sudah berhasil ditarik dari lokasi kejadian di Sungai Bogowonto, Purworejo, Jawa Tengah.

Saat ini tim dari intel Divisi, Pom Divisi bekerja sama dengan Polres dan Satuan Pom setempat, sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini.

"Memang betul ada kejadian itu pada hari Sabtu sekitar jam 10.15. TNI AD sangat menyesalkan kejadian itu dan menyatakan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggal," kata Alfret dalam keterangan persnya, Sabtu (10/3/2018).

Sebagai bentuk keprihatinan dari satuan, jelasnya, TNI AD menyatakan duka cita dan akan memberikan santunan kepada keluarga korban, baik anggota (Pratu Randi) maupun Guru TK Ananda, Iswandari.

Editor:Fatih
Sumber:tribun medan
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Kabar Bertuah
wwwwww