Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
2
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Sail
23 jam yang lalu
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
3
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
2 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
4
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
3 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
3 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
52 menit yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Jika Jokowi Ingin Menang di Pilpres 2019, Ini Saran DPP Golkar

Jika Jokowi Ingin Menang di Pilpres 2019, Ini Saran DPP Golkar
Presiden Joko Widodo. (istimewa)
Jum'at, 09 Maret 2018 22:12 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar Andi Budi Sulistijanto memberikan masukan kepada Joko Widodo agar bisa menang di Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Andi menyarankan Jokowi mulai sowan kepada seluruh kiai dan ulama dari semua organisasi, termasuk tokoh-tokoh Islam garis keras. 

"Jadi untuk itu tidak harus ke NU saja tidak harus ke Muhammadiyah saja tapi justru harus berani menyebrang sampai ke tokoh-tokoh Islam yang keras, yang garis keras," kata Andi usai peluncuran bukunya 'Komunikasi Politik Jokowi' di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (9/3/2018).

Saran ini diusulkan karena dua faktor, pertama mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Faktor kedua karena umat muslim biasanya akan mengikuti masukan dari para kiai dan ulama. 

"Karena pertama ukurannya mayoritas rakyat kita adalah muslim. Yang kedua, dalam ideologi muslim itu pasti akan lebih percaya pada kiai dan ulamanya," terangnya. 

Selain itu, Andi menemukan, ada dua gaya komunikasi politik dari mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Gaya pertama, Jokowi selalu memposisikan diri sebagai pelayan rakyat. Salah satu bentuknya adalah blusukan ke daerah-daerah. 

"Saya istilah kan bahasa Inggrisnya public serven communication style. Dia sudah kelihatan bagaimana tidak merasa dirinya sebagai Presiden. Jadi dia merasa seperti rakyat biasa, selalu apa adanya melihat sesuatu yang fakta dilapangan," ujarnya. 

Gaya komunikasi politik kedua yang dipakai adalah Sendiko Dawuh. Andi menjelaskan gaya komunukasi Sendiko Dawuh adalah seorang yang selalu taat tunduk pada orang-orang yang dianggap senior dan mumpuni, contohnya para tokoh agama. 

Andi menjelaskan, gaya itu diterapkan dengan selalu menyempatkan berkunjung menemui para ulama ketika kunjungan ke daerah-daerah. 

"Adalah dalam hal ini dalam kultur di Indonesia kan banyak kiai tokoh masyarakat. Itu yang sangat diharapkan Pak Jokowi petuah dan sebagainya," ungkapnya. 

"Untuk itu Pak Jokowi selalu berusaha disetiap kesempatan kunjungan-kunjungan ke daerah menyempatkan mampir ke tokoh-tokoh agama, ke pondok, kiai dan sebagainya," sambung Andi. 

Di kesempatan sama, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi buku yang ditulis oleh Andi yang menggali gaya politik dari Jokowi. Pria yang akrab disapa Bamsoet ini menuturkan, Jokowi kerap menggunakan komunikasi yang apa adanya. 

"Dan menarik adalah beliau lakukan hanya politik apa adanya termasuk juga gaya-gaya non verbal misalnya ketika ada seseorang yang melambung, agar tidak melambung tinggi diajak lagi orang lain. Sehingga yang ketinggian bisa diajak turun, tidak terlalu melambung," tandas Bamsoet.***

wwwwww