Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
12 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
12 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Tak Tahan Gara-gara Kesepian Ditinggal Cerai Istri, Duda Ini Cabuli 4 Bocah Laki-laki

Tak Tahan Gara-gara Kesepian Ditinggal Cerai Istri, Duda Ini Cabuli 4 Bocah Laki-laki
Istimewa.
Rabu, 01 November 2017 01:00 WIB
JAKARTA - Seorang duda berinisial RI (52) mencabuli 4 bocah laki-laki. RI melakukan perbuatan cabul itu karena kesepian ditinggal cerai sang istri.

"Tersangka ini statusnya duda. Kemudian tersangka ini kesepian, sehingga dia sering mengundang anak-anak laki-laki ke rumahnya," jelas Kapolresta Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading, Selasa (31/10/2017).

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan dari salah satu orang tua korban pada Oktober 2017 lalu. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap tersangka di rumah kerabatnya di kawasan Sempur, Kota Bogor pada Minggu (27/10) lalu.

"Tersangka melakukan perbuatannya dengan modus mengiming-imingi korban dengan uang jajan sebesar Rp 10-15 ribu," imbuhnya.

Dari pengakuan tersangka, bukan hanya satu anak saja yang menjadi korban. Namun, tiga bocah lainnya yang usianya antara 8-15 tahun, juga mendapat perlakuan yang sama oleh pelaku.

"Ada salah satu korban yang dipaksa melayani hasrat seksualnya karena tidak bisa membayar ongkos jahit. Pelaku ini bisa menjagir juga, kadang dimintakan untuk menjahit," sambungnya.

Dengan bujuk rayunya, tersangka membiarkan para korban bermain di rumahnya. Para korban kerap kali mendapatkan pencabulan ketika sedang tidur di rumah pelaku di Kampung Gedong Astana, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

"Para korban diajak nonton bola bareng di rumahnya, kemudian dikasih uang jajan, sehingga akhirnya korban terbujuk," lanjutnya.

Pencabulan itu dilakukan tersangka sejak 2015 silam. Salah satu korban bahkan telah dicabuli selama 30 kali."Tersangka kami jerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak," tutur Dicky. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:detik.com
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Cendekia
wwwwww