Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
24 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
10 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
3
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
10 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
4
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
5
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
6
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Selain Tiket Masuk Rp150, Pengunjung Alexis Wajib Tutup Kamera Ponsel dengan Stiker di Ruang Spa

Selain Tiket Masuk Rp150, Pengunjung Alexis Wajib Tutup Kamera Ponsel dengan Stiker di Ruang Spa
Istimewa.
Rabu, 01 November 2017 05:07 WIB
JAKARTA - Manajemen Hotel Alexis mewajibkan bagi pengunjungnya untuk menutup kamera ponsel dengan stiker jika ingin menuju ke 'surga dunia' di lantai tujuh.

Salah satu staf Alexis yang enggan disebutkan namanya mengakui soal adanya kebijakan tersebut.

"Tujuan kami untuk melindungi privasi, itu saja. Kami melindungi orang yang datang, tapi tak menutupi kegiatan. Beda dong, kalau kami menutup-nutupi, kamar yang tadi kami tutup rapat saja ngapain dibuka," katanya saat ditemui di Hotel Alexis, Jalan RE Martadinata, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (31/5/2017).

Menurut staf Alexis tersebut, kebijakan ini hanya berlaku di lantai 7 dan diskotek.

"Hanya di tempat foreplay saja, spa sama diskotek aja. Kalau hotel ngapain ditutup-tutupi," ujarnya.

Dia menyebut, pihaknya memasang tarif Rp 180 ribu untuk keperluan pijat dan sauna.

"Jika ingin masuk bisa bayar Rp 150 masuk. Kalau mau minta jasa, tambah Rp 400 ribu. Di sini air mineral Rp 40 ribu dan enggak boleh bawa makanan," tuturnya.

Pria yang sudah bekerja dua tahun ini membantah bahwa Alexis menyediakan wanita asing dan dalam negeri untuk memfasilitasi nafsu birahi pria hidung belang. "Mereka datang dari luar. Kami hanya sediakan tempat saja," tutupnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:kriminalitas.com
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Cendekia, Balai Kota
wwwwww