Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Nasional
9 jam yang lalu
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
2
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
3
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
4
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Sepakbola
2 jam yang lalu
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Ini 3 Pernyataan Sikap Mewakili 10 Ribu Pekerja yang Dituntut dalam Unjuk Rasa Besar-besaran di Pekanbaru

Ini 3 Pernyataan Sikap Mewakili 10 Ribu Pekerja yang Dituntut dalam Unjuk Rasa Besar-besaran di Pekanbaru
Aksi ribuan massa pekerja di Bundaran Zapin Kota Pekanbaru, Senin siang (Foto: Chairul Hadi)
Senin, 23 Oktober 2017 11:07 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Hingga Senin (23/10/2017) siang, massa masih bertahan di depan kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman Kota Pekanbaru. Mereka juga menggelar orasi. Dalam hal ini, ada tiga pernyataan sikap yang disampaikan pengunjuk rasa, mewakili 10 ribu pekerja.

Pertama, menolak kebijakan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI serta kebijakan pemerintah lainnya yang dapat mengancam kelangsungan hidup industri Pulp kertas, dan meminta pemerintah agar memberikan jaminan serta perlindungan kepada pekerja dari ancaman pemutusan hubungan kerja.

Kedua, meminta KemenLHK RI agar mencabut keputusan nomor: SK.SK.5322./MenLHK-PHPL/UHP.1/10/2017 tentang pembatalan keputusan Menteri Kehutanan nomor SK.137/IV-BPHT/2010 dan keputusan Menteri Kehutanan nomor SK.93/IVIBUHT/2013 tentang persetujuan revisi rencana kerja usaha pemanfaatan hasil hutan kayu hutan tanaman industri (RKUPHHK-HTi) untuk jangka waktu 10 tahun atas nama PT RAPP, agar operasional HTI berjalan kembali sehingga tidak menimbulkan kecemasan dan keresahan pekerja karena akan berdampak terhadap PHK.

Point ketiga, meminta Menteri LHK RI agar tidak tunduk pada intervensi dunia internasional yang terus melakukan tekanan melalui Non Govermental Organization (NGO) dengan cara melakukan kampanye hitam terhadap industri Pulp dan kertas.

Selain itu, ribuan pengunjuk rasa yang juga pekerja ini juga meminta agar pemerintah daerah, dalam hal ini Gubernur Riau mensupport mereka. Hal itu, diutarakan langsung oleh Sekjen KSPSI Pusat, Rudi Prayitno dalam orasinya di hadapan massa, di Bundaran Zapin Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.

"Harap kepada Pak Gubernur Riau, support mereka ini, jangan sampai mereka tidak mendapatkan pekerjaan, karena mereka punya anak istri. Bagaimana menyekolahkan dan menghidupinua jika tidak bekerja, belum lagi masalah sosial lainnya," ungkap Rudi dengan pengeras suara.

Pantauan GoRiau.com, saat ini sejumlah perwakilan pekerja sudah diperkenankan masuk ke kantor Gubernur Riau untuk berdialog langsung dengan Arsyadjuliandi Rachman, membahas polemik tersebut. Massa berjanji akan bertahan hingga tuntutan mereka diperjuangkan. ***

wwwwww