Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
20 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
20 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
17 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
22 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Bantu Korban Gempa, Pembaca Harian Pikiran Rakyat Bandung Salurkan Bantuan ke Mentawai

Bantu Korban Gempa, Pembaca Harian Pikiran Rakyat Bandung Salurkan Bantuan ke Mentawai
Salah seorang Pengurus Yayasan Pikiran Rakyat, Meiwansyah Sinaga, didampingi Ketua DKP PWI Sumbar Basril Basyar berfoto bersama guru dan siswa SLB Bina Laggai Mentawai.
Rabu, 18 Oktober 2017 22:13 WIB
MENTAWAI - Harian Pikiran Rakyat Bandung, koran terbesar di Jawa Barat, melalui yayasan Pikiran Rakyat menyalurkan bantuan kepada korban gempa Mentawai, Sumatera Barat, Rabu (18/10/2017). Bantuan yang disalurkan untuk 11 rumah ibadah, bantuan operasional pendidikan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berada di Tuapejakt, Mentawai.

''Sebetulnya, bantuan ini merupakan donasi para pembaca harian Pikiran Rakyat sebagai wujud kepedulian membantu Mentawai yang dilanda musibah gempa dan tsunami pada 2010 silam. Namun, karena kondisi yang cukup jauh, bantuan ini baru dapat diserahkan sekarang,'' kata Meiwansyah Sinaga, salah seorang pengurus harian Yayasan Pikiran Rakyat, yang hadir menyerahkan bantuan tersebut, di Tuapejat.

Bantuan uang tunai yang dihimpun oleh Yayasan Pikiran Rakyat itu, kata Meiwansyah, datang dari berbagai masyarakat pembaca harian Pikiran Rakyat di Jawa Barat, nasional bahkan dari luar negeri. ''Bantuan dari pembaca seluruh Indonesia, dari Jawa Barat, ada juga sumbangan dari luar negeri, dan ini kita salurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, terutama kepada daerah-daerah yang terkena musibah bencana,'' ungkapnya.

Menurut Meiwansyah, penyerahan bantuan uang tunai untuk 11 rumah ibadah, terdiri dari mesjid dan gereja yang pembangunannya terbengkalai dan bantuan dana operasional pendidikan Sekolah Luar Biasa (SLB) milik yayasan Bina Laggai Mentawai yang berada di Tuapejat-Mentawai dapat terlaksana karena adanya dukungan dari organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat dan Polres Kepulauan Mentawai dalam hal memfasilitasinya.

''Alhamdulillah dalam menyalurkan bantuan ini, kita mendapat dukungan dari pengurus PWI Sumbar dan juga dari bapak Kapolres Mentawai, sehingga bantuan ini bisa langsung kita serahkan,'' kata dia.

Terkait nomimal bantuan untuk masing-masing rumah ibadah, Meiwansyah mengatakan, pihaknya tidak ingin menyebutkan besarannya. Walaupun begitu, dia berharap bantuan tersebut, dapat dimanfaatkan oleh pengurus rumah ibadah dengan sebaik-baiknya.

Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar, Basril Basyar mengatakan, bantuan tersebut, murni sebagai dompet amal yang dihimpun dari pembaca harian Pikiran Rakyat, dan memang diperuntukan untuk Mentawai. Dia menyebutkan, total nominal bantuan tersebut, diperkirakan mencapai Rp100 juta.

''Ada kisaran Rp100 juta, tentu ini sebagai wujud kepedulian dari warga Jawa Barat dan juga nasional sebagai pembaca harian Pikiran Rakyat yang sangat peduli dengan Mentawai, mudah-mudahan bantuan ini dapat digunakan dengan baik, dan tentu kita berharap ada dompet amal-dompet amal lain yang bisa membantu seperti ini,'' katanya didampingi wakil ketua DKP, Tomy, serta sejumlah anggota DKP PWI Sumbar lainnya, yakni, Zulnadi, Guspen Khairul, dan Edi Jarot.

Kepala Dinas Kominfo Mentawai, Joni Anwar yang juga hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Mentawai mengucapkan berterima kasih atas kepedulian Yayasan Pikiran Rakyat terhadap warga Mentawai, terutama dalam membantu memberikan bantuan uang tunai untuk rehabilitasi pembangunan beberapa rumah ibadah dan juga membantu operasional pendidikan di SLB. ''Tentu kami atas nama Pemerintah Mentawai sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada yayasan Pikirian Rakyat dan terutama kepada para pembaca harian Pikiran Rakyat yang telah sangat peduli kepada Mentawai,' ujar Joni Anwar.

Menyinggung tentang keberadaan Sekolah Luar Biasa (SLB) milik yayasan Bina Laggai Mentawai di Tuapejat, Joni Anwar mengatakan, Pemerintah Mentawai melalui dinas terkait akan segera memperhatikan dan membantu kelancaran operasional pendidikan. ''Ya pihak Yayasan sudah menyampaikan proposal, dan sekarang kita lihat memang masih banyak yang harus dilakukan untuk membantu kelancaran pendidikan di SLB ini,'' kata Joni Anwar.

Sekolah Luar Biasa (SLB) yang dinaungi oleh Yayasan Bina Laggai Mentawai ini berdiri sejak tahun 2016 dan terlihat belum cukup memadai terutama untuk perlengkapan penunjang dalam proses belajar mengajar.

Kepala SLB Bina Laggai Mentawai, Nurwidya menyebutkan, saat ini SLB Bina Laggai Mentawai telah menampung sebanyak 18 siswa berkebutuhan khusus, namun keberadaan siswa yang semestinya membutuhkan perhaian dan penanganan khusus itu belum diimbangi dengan adanya SDM dan sarana yang memadai di SLB. '''Tentu masih banyak kekurangan, bangunan sekolah kita masih seperti ini, belum permanen, sarana dan prasarana juga masih kurang, termasuk juga tenaga pengajar yang masih sangat kurang,'' kata Nurwidya. (dio)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Kabar Bertuah, Pekansikawan
wwwwww