Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
2
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Sail
23 jam yang lalu
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
3
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
2 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
4
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
2 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
2 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
20 menit yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Home  /  Berita  /  GoNews Group

BPK Diminta Periksa Administrasi Asian Games 2018

BPK Diminta Periksa Administrasi Asian Games 2018
Istimewa.
Selasa, 17 Oktober 2017 17:07 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Demi mewujudkan salah satu sukses yang ingin diraih dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 Jakarta Palembang, yakni sukses administrasi, Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) terus memperkuat koordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Koordinasi tersebut bertujuan agar pengelolaan keuangan INASGOC dilakukan secara transparan dan akuntabel sesuai ketentuan pada setiap tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan dan pertanggungjawaban. 

Sejak INASGOC menjadi Satuan Kerja (Satker) sementara yang melekat pada Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 48/2017, seluruh deputi, direktur, dan koordinator yang ada di INASGOC telah mendapat pemahaman berkaitan dengan SOP (Standard Operation and Procedure) yang berlaku dalam pengelolaan keuangan negara.

Hal itu bertujuan agar tidak ada kasus hukum karena kesalahan dan penyalahgunaan keuangan yang menyebabkan kerugian negara.

"Atas dasar itulah, koordinasi yang sudah sering kali kami lakukan dengan BPK terus diperkuat. Termasuk pada pertemuan baru-baru ini. INASGOC memaparkan tugas dan tanggung jawab kepada BPK agar laporan keuangan yang kami lakukan lebih akuntabel," ujar Ketua Pelaksana INASGOC, Erick Thohir di Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta, Selasa (17/10/2017).

Hadir dalam pertemuan itu Sjafrie Sjamsoeddin, wakil ketua pelaksana INASGOC, Eris Herryanto, Sekjen INASGOC dan beberapa beberapa koordinator di Kesekjenan yang berkaitan dengan anggaran.

Seperti koordinator procurement, koordinator anggaran dan keuangan, serta pejabat perbendaharaan yang diperbantukan dari Kemenkeu dan Kemenpora.

Pertemuan INASGOC dan BPK itu cukup penting. Selain waktu penyelenggaraan kian dekat, anggaran yang akan dikelola INASGOC sangat besar.

"Tahun depan akan banyak kegiatan yang dilakukan INASGOC, kami berupaya agar dengan dana yang besar tersebut, proses penganggaran,  pelaksanaan/penggunaan dana di antaranya proses pengadaan dan pengelolaan dana pada bendahara, proses pencairan, dan administrasi keuangan dilaksanakan secara akuntabel sesuai ketentuan," tukasnya.

"Oleh sebab itu kami menginginkan agar pemeriksaan BPK atas penggunaan anggaran negara yang digunakan INASGOC untuk persiapan penyelenggaraan terus berlanjut hingga Asian Games selesai," tambahnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota, Gelanggang
wwwwww