Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
14 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
13 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Waduh... Saat Atraksi Ilmu Debus Gagal, Lengan Santri Berkucuran Darah Kena Bacok

Waduh... Saat Atraksi Ilmu Debus Gagal, Lengan Santri Berkucuran Darah Kena Bacok
Istimewa.
Minggu, 15 Oktober 2017 01:13 WIB
SAMPANG - Peringatan hari santri dan perayaan tahun baru Islam 1349 Hijriyah yang digelar oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, diwarnai insiden mengerikan yakni lengan salah santri terluka akibat sabetan senjata tajam.

Luka serius yang dialami oleh santri itu, terjadi saat memperagakan aksi tenaga dalam debus untuk memeriahkan acara.

Namun sayang, mendadak kekebalan santri itu hilang, sehingga sabetan senjata tajam tembus ke kulit tangannya. Sontak, kejadian itu membuat penonton panik dan korban harus dilarikan ke RSUD untuk mendapatkan perawatan medis.

"Penonton yang melihat tangan santri terkena bacok itu histeris, karena darah mengalir deras, sebagian panik dan menolong korban," kata Arifin, warga setempat yang kebetulan menyaksikan peragaan debus oleh sejumlah santri itu, Sabtu (14/10/2017).

Meski peragaan debus dan olah tenaga dalam itu sempat menghambat jalanya acara, namun peringatan perayaan hari santri dan tahun baru Islam itu terus berjalan hingga selesai. Pantauan di lokasi Bupati Fadhilah Budiono beserta jajaran Forkompimda setempat juga ikut hadir dalam acara tersebut.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:beritajatim.com
Kategori:GoNews Group, Kabar Bertuah, Warga Bertuah
wwwwww