Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
16 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
15 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Test Event Equestrian di Dua Competition Venue Asian Games 2018

<em>Test Event Equestrian</em> di Dua Competition Venue Asian Games 2018
Istimewa.
Minggu, 15 Oktober 2017 13:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution
DEPOK - Dua competition venue yang akan digunakan saat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi arena perhelatan test event "Road to Asian GAmes 2018" yang berlangsung akhir pekan ini.

Ajang bertajuk "FEI World Jumping Challange 2017" seri I digelar 13-15 Oktober 2017 di Arthayasa Stables, Depok dan Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP).

Saat Games Times nanti, Arthayasa Stables akan menjadi arena bagi cabang modern pentathlon yang melombakan lima disiplin berbeda, yakni anggar, renang, equestrian (show jumping), menembak, dan lari. Sementara JIEPP akan menjadi pusat kompetisi tiga nomor pertandingan equestrian, yaitu dressage, eventing, dan jumping.

"Pagelaran test event "Road to Asian Games 2018" yang kian marak digelar INASGOC serta bekerjasama dengan induk organisasi olahraga menunjukkan kesiapan bidang pertandingan, dan juga venue menuju Games Times. Apalagi test event equestrian ini digelar di dua competition venue yang benar-benar akan digunakan saat Asian GAmes digelar," ujar Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC), Erick Thohir kepada GoNews.co, Sabtu (15/10/2017).

Pembukaan test event "Road to Asian Games 2018" cabang equestrian di Arthayasa Stables itu dihadiri Sekjen PORDASI, Wijaya Noerdi yang juga manajer venue, technical delegate untuk eventing dari Indonesia, Rafiq Hakim Radinal, dan manajer kompetisi, Jupri Mardi.

Test event equestrian akan diadakan dalam tiga seri. Setelah seri pertama ini, serie kedua direncanakan 3-4 November, dan seri ketiga berlangsung 1-3 Desember 2017.

Menurut Jupri Mardi, ada tiga nomor yang diuji coba dalam test event kali ini. Venue Arthayasa Stables akan menggelar nomor dressage, dan show jumping. Sedangkan JIEPP akan mempertandingkan kategori cross country.

"Ajang ujicoba kali ini hanya diikuti peserta lokal dari berbagai klub berkuda di Indonesia. Test ini belum melibatkan peserta dari luar negeri karena proses karantina kuda yang tidak memungkinkan dan juga anggaran yang tidak mencukupi. Dalam equestrian sendiri, tidak hanya dipersiapkan atletnya tetapi juga kuda, jadi semua faktor tersebut harus diperhatikan," ujar Jupri Mardi.

Serupa dengan lima test event yang sudah digelar INASGOC, ajang ini juga bertujuan untuk menguji coba kesiapan panitia lokal dan venue dalam menghadapi penyelenggaraan equestrian saat games time nanti.

"Di test event keenam ini, kami (panitia lokal) memiliki tim yang kompak sehingga saya yakin dapat menyelenggarakan test event dengan sukses dan juga dapat meminimalisir kendala-kendala yang dihadapi saat pertandingan sesungguhnya nanti,” tambah Jupri.

Pada kategori pertandingan kelas A, Erwin M Yoga berada pada posisi pertama dengan perolehan waktu pertandingan yakni 71,52 detik, kemudian pada kategori pertandingan kelas B, Joko berada pada posisi pertama dengan memperoleh waktu pertandingan 72,11 detik, dan Marco wowiling berada pada posisi kedua dengan waktu 75,75 detik.

Kategori pertandingan terakhir pada kelas C, dimana  Roddie Ziese mengungguli kedua lawannya dengan total perolehan waktu perrtandingan 72,71 detik, kemudian disusul Herdian Ramadhan dengan total waktu pertandingan 73,74 detik, dan Franklin Wibisino pada posisi ke tiga 73,31 detik.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota, Gelanggang
wwwwww