Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
11 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
10 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
14 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Paguyuban Koalisi Sopir AMT Tegaskan Tak Terlibat Demo di Bandung

Paguyuban Koalisi Sopir AMT Tegaskan Tak Terlibat Demo di Bandung
Ilustrasi.
Sabtu, 14 Oktober 2017 12:35 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Paguyuban Koalisi Sopir Angkutan Mobil Tangki (AMT) wilayah Jakarta dan Jawa Barat menyatakan tidak terlibat dalam kelompok massa aksi yang hari ini berdemo di Bandung.

Hal ini diungkapkan Anggota Paguyuban Koalisi Sopir AMT, Asep Wibowo dalam siaran pers yang diterima wartawan, Sabtu (14/10/2017).

 "Kami tidak terlibat dalam aksi sebagian kawan-kawan di Bandung, Paguyuban sopir merupakan bukan bagian dari peserta long march dan tidak ikut aksi tersebut," ujarnya.

Tak hanya itu, Asep juga menegaskan bahwa pihaknya juga tidak terlibat dalam aksi 'meminta sumbangan' yang dilakukan sebagian oknum mengatasnamakan Sopir AMT dengan menggelar aksi Teatrikal dan permintaan sumbangan dengan cara ngecrek di Tugu Kijang awal pekan ini.

 "Kami tegaskan bahwa kami tidak kenal siapa mereka" tegasnya.

Lebih jauh, Asep mengatakan bahwa Paguyuban Sopir AMT tidak ingin membuat sulit masyarakat. Asepun menegaskan bahwa pihaknya punya pandangan sendiri, berdasarkan arahan dari ketua Paguyuban dan kesepakatan bersama.

"Maka kami mewakili Paguyuban Awak Mobil Tangki Jakarta dan Jawa Barat menyatakan tidak terlibat dalam bentuk aksi apapun yang digelar pada Tanggal 13 Oktober 2017 dan mengenai persoalan yang terkait hubungan kerja, kami akan menempuh dengan musyawarah mufakat dan berkeadilan dan dengan cara kami sendiri," pungkasnya.

Seperti diketahuu, Puluham buruh dari Awak Mobil Tangki (AMT) Pertamina melakukan aksi longmarch atau berjalan kaki sepanjang 160 kilometer dari Bandung ke Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/10/2017). Hal itu dilakukan karena tuntutan mereka selama ini, tidak dipenuhi oleh perusahaan.

Sebelum melakukan longmarch, masa sempat berunjuk rasa di Kantor Pertamina Bandung, mereka demo sambil membawa sepanduk dan poster tuntutan. Selepas aksi mereka bergerak ke Gedung Sate untuk memulai aksi jalan kaki. ***

wwwwww