Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
12 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
12 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

DPD RI: Kain Ulos Harus Jadi Warisan Budaya Nasional

DPD RI: Kain Ulos Harus Jadi Warisan Budaya Nasional
Wakil Ketua MPR RI, Darmayanti Lubis. (istimewa)
Sabtu, 14 Oktober 2017 17:44 WIB
MEDAN - Wakil Ketua DPD RI Darmayanti Lubis menghadiri pembukaan Festival Ulos sehubungan dengan Perayaan Hari Ulos Tahun 2017. Kedatangan beliau di sambut oleh Bupati Simalungun Dr. JR Saragih, SH.MM, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Simalungun Pahala RB Sinaga, S.STP dan Ketua Yayasan Pemberdayaan Perempuan Indonesia (YPPI) Enni Martalena Pasaribu, SH.MH.

Dalam kesempatan tersebut, Darmayanti yang merupakan senator asal Sumatera Utara mengatakan ulos memiliki sejarah panjang yang sangat penting bagi masyarakat Batak. Ulos memiliki 19 jenis dengan arti dan fungsinya masing-masing. 

"Ulos merupakan benda sakral dan simbol restu, kasih sayang dan persatuan," tuturnya saat memberi sambutan Festival Pembukaan Perayaan Hari Ulos di Simalungun Medan, Sabtu (14/10).

Menurutnya, festival ini adalah tantangan bagi budaya Batak untuk mengubah cara pandang tentang ulos. Anak muda diharapkan dapat menghargai ulos sebagaimana para orang tua yang sejak lama merasakan berharganya nilai ulos dalam sistem kekerabatan atau peradatan suku Batak.

"Akankah anak-anak kita memandang ulos seperti memandang 'kain pada umumnya', maka ulos haruslah dilestarikan dan diturunkan ke generasi kita sekarang dan seterusnya jangan sampai punah," ucapnya.

Ia menambahkan, masyarakat Batak perlu kembali mendorong pemerintah agar memasukan atau mendaftarkan ulos sebagai Warisan Budaya Indonesia. 

"Perlu dipersiapkan segala persyaratan untuk bisa terdaftar di UNESCO seperti Batik. Untuk itu ulos perlu terus dikembangkan dan diperkenalkan hingga diterima di seluruh mancanegara," tegas dia.

Lebih lanjut, Darmayanti menambahkan DPD RI berharap semua kalangan bisa memberi dukungan terhadap perkembangan ulos antara lain dengan ikut membantu perkembangan pengrajin, desainer, promosi dalam setiap kegiatan. 

"Jangan sampai ada pihak-pihak asing yang lebih dulu mencintai dan menjadikan kain ulos sebagai budaya dan bisnis besar mereka," tutupnya.

Festival ini turut dihadiri beberapa senator DPD RI yakni Fahira Idris, Antung Fatmawati, Ririn Darmayanti dan Novita Annakota. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww