Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
22 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
9 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
3
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
9 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
4
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
5
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
6
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
12 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Begini Kronologi Penembakan Sesama Anggota Brimob di Blora

Begini Kronologi Penembakan Sesama Anggota Brimob di Blora
Istimewa.
Rabu, 11 Oktober 2017 14:32 WIB
BLORA - Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono membeberkan Kronologi tewasnya tiga anggota Brimob saat bertugas di Kabupaten Blora.

Peristiwa tersebut terjadi saat enam anggota Brimob Pati ditugaskan untuk pengamanan pengeboran sumur minyak Sarana Gas Trembul (SGT) di Desa Karangtengah, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Selasa (10/10/2017).

Sekitar pukul 18.00 WIB terdengar dua kali suara tembakan dari arah barak pengeboran minyak Sarana Gas Trembul di Desa Karangtengah, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora. Saksi yang mendengar ketika berada di kamar mandi langsung keluar dan menuju lokasi suara tembakan. Saksi tersebut merupakan anggota Brimob bernama Brigadir Muhadi.

"Saksi bernama Muhadi anggota Brimod ketika berada di kamara mandi langsung keluar menuju lokasi suara tembakan. Lalu dia ketemu sama Bripka BT (Pelaku), dia diminta BT untuk tidak mendekat," kata Condro.

Selang beberapa menit, Bripka BT langsung menembakan kepala sendiri dan tewas seketika di lokasi. Di lokasi tewasnya 3 anggota Brimob tersebut hanya ada satu seenjata di dekat Bripka BT.

"Iya disitu ada bunyi tembakan lagi, ada senjata di dekat Bripka BT," ujarnya.

Mengenai motif penembakan yang dilakukan oleh Bripka BT, Condro baru mendapati informasi bahwa ada motif masalah pribadi. Namun, motif tersebut masih simpang siur dan masih akan menunggu hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Informasi taxi pagi dari Dirkrimum, belum pasti ya katanya motif pribadi, tapi belum pasti," jelasnya.

Tewasnya 3 anggota Brimob ini diduga dilakukan oleh Bripka Bambang Tejo (36) yang menembak dua rekannya yakni Brigadir Budi Wibowo (30) dan Brigadir Ahmad Supriyanto (35). Setelah itu, BT bunuh diri dengan cara menembakan kepalanya sendiri.

Hingga saat ini, Polda Jateng sudah menerjunkan Kapolres Banyumas, Dirkrimum, Sat Brimob dan Kapuslabfor terjun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Ketiga jenazah anggota Brimob Pati tersebut kini masih di Blora untuk dilakukan autopsi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Inilah.com
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Cendekia
wwwwww