Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Nasional
11 jam yang lalu
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
2
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
3
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
4
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Sepakbola
4 jam yang lalu
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Sosialisasi 4 Pilar di Semarang, Zulkifli Hasan: Saya Pakai Batik yang Paling Bagus, Nelson Mandela Aja Pakai Batik

Sosialisasi 4 Pilar di Semarang, Zulkifli Hasan: Saya Pakai Batik yang Paling Bagus, Nelson Mandela Aja Pakai Batik
Dok. MPR.
Senin, 02 Oktober 2017 17:37 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
SEMARANG - Ketua MPR, Zulkifli Hasan, memberikan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes). Zulkifli sengaja datang mengenakan busana batik karena acaranya bertepatan dengan Hari Batik Nasional.

"Ini yang terbaik, batik saya paling bagus," kata Zulkifli di Auditorium Unnes, Senin (2/10/2017).

Batik yang dikenakan Zulkifli berwarna hitam dengan corak campuran. Ia mengatakan batik tersebut berasal dari Yogyakarta.

"Ini dari Yogyakarta. Saya datang ke Unnes pakai ini karena ini hari batik. Selamat hari batik," tandasnya.

Sebagai bangsa Indonesia, lanjut Zulkifli, sudah seharusnya bangga dengan batik karena bangsa lain pun bangga dengan batik asli Indonesia. Ia mencontohkan mantan presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela, yang kerap memakai batik dalam kegiatannya.

"Mari kita promosikan batik. Almarhum Nelson Mandela saja pakai batik, apalagi kita," pungkas Zulkifli.

Di Unnes, Zulkifli juga menyampaikan soal hari Kesaktian Pancasila yang jatuh 1 Oktober kemarin. Ia mengatakan maraknya kepala daerah yang tertangkap KPK justru tidak menunjukkan saktinya Pancasila yang selama ini dijaga.

"2 minggu 6 kepala daerah ketangkap OTT, dimana Pancasila-nya? Seharusnya Pancasila ini kita jadikan perilaku kita, masak gini hari ribut soal suku dan perbedaan. Kita ditakdirkan beda, kita Indonesia," pungkas Zulkifli. ***

wwwwww