Selamatkan Korban Banjir tak Mesti Pakai Perahu Mahal, Gunakan Rakit Karya Anggota Brimob Polda Riau Ini Lebih Mudah
![]() |
| Bripka Suprayitno SH, anggota Subden III Sus Detasemen Gegana Brimob Polda Riau dengan rakit buatanannya di Danau Buatan, Rumbai, Pekanbaru, Riau |
Penulis: Hermanto Ansam
Jika dulu orang menggunakan bambu sebagai bahan rakit, namun Bripka Suprayitno SH justru menggunakan bahan-bahan yang sekarang banyak dijual di toko-toko, yaitu paralon. Selain mudah mendapatkannya, paralon ini juga sangan ringan dan mudah mengapung.
Dalam pembuatan rakit ini, Bripka Suprayitno menggunakan pipa paralon ukuran 4 inchi, karena memiliki lebar yang besar sehingga udara yang tersimpan dalam lobang lebih banyak dan bisa lebih meringankan rakit. Rakit ini telah diujicobanya di Danau Buatan, Rumbai Pekanbaru.
Bripka Suprayitno SH saat merangkai paralon untuk rakit.
''Dengan rakit seperti ini akan memudahkan proses evakuasi korban bila terjadi bencana banjir, saya merancang sendiri rakit untuk evakuasi dengan menggunakan pipa paralon. Biasanya untuk mengevakuasi korban banjir menggunakan perahu karet, namun saya berpikir untuk membuat rakit dengan menggunakan pipa paralon agar lebih mudah untuk mengevakuasi korban,'' ujarnya Suprayitno kepada GoRiau.com (GoNews Group), Minggu (27/8/2017).
Keunggulan rakit menggunakan paralon ini selain dari strukturnya yang ringan juga kapasitas orang dan barang yang bisa diselamatkan juga sangat banyak. ''Dengan rapat seperti ini juga bisa menyelamatkan orang menggunakan kursi roda. Di rakit ini saya siapkan rel untuk kursi roda,'' ujarnya.
Mudah-mudahan rakit seperti ini bisa dimanfaatkan oleh Polri maupun SAR untuk memberikan pertolongan kepada korban banjir. ''Jadi bukan hanya barang dan orang yang sehat saja bisa diselematkan, tapi orang rakit, tak bisa berjalan juga bisa diselamatkan,'' ujarnya. ***
Bripka Suprayitno SH saat merangkai paralon untuk rakit.
Rakit saat diturunkan di Danau Buatan, Rumbai, Pekanbaru, Riau.
| Kategori | : | Kabar Bertuah, GoNews Group |








