Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
2
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
3
Pendiri Pekanbaru Marhum Pekan Resmi Terima Gelar Pahlawan Nasional
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Pendiri Pekanbaru Marhum Pekan Resmi Terima Gelar Pahlawan Nasional
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Selamatkan Korban Banjir tak Mesti Pakai Perahu Mahal, Gunakan Rakit Karya Anggota Brimob Polda Riau Ini Lebih Mudah

Selamatkan Korban Banjir tak Mesti Pakai Perahu Mahal, Gunakan Rakit Karya Anggota Brimob Polda Riau Ini Lebih Mudah
Bripka Suprayitno SH, anggota Subden III Sus Detasemen Gegana Brimob Polda Riau dengan rakit buatanannya di Danau Buatan, Rumbai, Pekanbaru, Riau
Minggu, 27 Agustus 2017 18:47 WIB
Penulis: Hermanto Ansam
PEKANBARU - Upaya menyelamatkan korban banjir ternyata bisa dilakukan dengan peralatan sederhana seperti rakit. Salah satu rakit modern, mungkin yang dibuat oleh anggota Subden III Sus Detasemen Gegana Brimob Polda Riau, Bripka Suprayitno SH ini.

Jika dulu orang menggunakan bambu sebagai bahan rakit, namun Bripka Suprayitno SH justru menggunakan bahan-bahan yang sekarang banyak dijual di toko-toko, yaitu paralon. Selain mudah mendapatkannya, paralon ini juga sangan ringan dan mudah mengapung.

Dalam pembuatan rakit ini, Bripka Suprayitno menggunakan pipa paralon ukuran 4 inchi, karena memiliki lebar yang besar sehingga udara yang tersimpan dalam lobang lebih banyak dan bisa lebih meringankan rakit. Rakit ini telah diujicobanya di Danau Buatan, Rumbai Pekanbaru.

https://www.goriau.com/assets/imgbank/27082017/1jpg-6202.jpgBripka Suprayitno SH saat merangkai paralon untuk rakit.

''Dengan rakit seperti ini akan memudahkan proses evakuasi korban bila terjadi bencana banjir, saya merancang sendiri rakit untuk evakuasi dengan menggunakan pipa paralon. Biasanya untuk mengevakuasi korban banjir menggunakan perahu karet, namun saya berpikir untuk membuat rakit dengan menggunakan pipa paralon agar lebih mudah untuk mengevakuasi korban,'' ujarnya Suprayitno kepada GoRiau.com (GoNews Group), Minggu (27/8/2017).

Keunggulan rakit menggunakan paralon ini selain dari strukturnya yang ringan juga kapasitas orang dan barang yang bisa diselamatkan juga sangat banyak. ''Dengan rapat seperti ini juga bisa menyelamatkan orang menggunakan kursi roda. Di rakit ini saya siapkan rel untuk kursi roda,'' ujarnya.

Mudah-mudahan rakit seperti ini bisa dimanfaatkan oleh Polri maupun SAR untuk memberikan pertolongan kepada korban banjir. ''Jadi bukan hanya barang dan orang yang sehat saja bisa diselematkan, tapi orang rakit, tak bisa berjalan juga bisa diselamatkan,'' ujarnya. ***

https://www.goriau.com/assets/imgbank/27082017/4jpg-6201.jpgBripka Suprayitno SH saat merangkai paralon untuk rakit.

https://www.goriau.com/assets/imgbank/27082017/7jpg-6200.jpgRakit saat diturunkan di Danau Buatan, Rumbai, Pekanbaru, Riau.

wwwwww