Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Nasional
12 jam yang lalu
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
2
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
3
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
4
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Sepakbola
4 jam yang lalu
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Dialog GNPF-MUI dengan Presiden Berikan Kesejukan kepada Umat

Dialog GNPF-MUI dengan Presiden Berikan Kesejukan kepada Umat
Pertemuan Presiden Joko Widodo dengan pimpinan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/6). (tempo.co)
Kamis, 29 Juni 2017 05:56 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo alias Jokowi menerima pimpinan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/6) lalu.

Sekretaris Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia, Fahmi Salim mengatakan, dialog yang terjadi antara GNPF-MUI dan Pemerintah memberikan kesejukan pada umat Islam.

Dialog tersebut, kata dia, merupakan tanda-tanda menuju perubahan ke arah positif.

''Saya melihat terbukanya pintu dialog antara pemerintah dalam hal ini langsung dengan RI 1, itu merupakan satu tanda-tanda yang positif ya,'' ujar dia saat dihubungi republika.co.id, Rabu (28/6).

Tokoh Muhammadiyah tersebut mengatakan, pertemuan tersebut harus dimaknai secara kongkrit, bahwa Presiden Joko Widodo dan GNPF-MUI mengambil langkah dialog untuk kependingan bersama.

Fahmi mengatakan, dialog tersebut bisa menghapus stigma negatif yang dijatuhkan pada umat islam yang selama ini terkesan tersudutkan dan dizalimi.

''Terutama pascapilkada DKI Jakarta,'' ucap dia.

Fahmi mengatakan, pertemuan antara GNPF-MUI dengan Presiden Jokowi bisa menjadi pelajaran untuk seluruh elemen masyarakat Indonesia, bahwa dialog merupakan cara yang baik untuk menyelesaikan suatu permasalahan.

''Jadi ini harus menjadi pelajaran bagi semua elemen bangsa,'' ujar dia.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co
Kategori:GoNews Group, Parlemen
wwwwww