Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
18 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
17 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Kasus Lapas di Pekanbaru, Kasubdit Komunikasi Dirjen PAS: Petugas Masih Memburu Napi yang Kabur

Kasus Lapas di Pekanbaru, Kasubdit Komunikasi Dirjen PAS: Petugas Masih Memburu Napi yang Kabur
Istimewa.
Jum'at, 05 Mei 2017 16:21 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Jumlah pasti Nara pidana di Lapas Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau pada Jumat (5/4/2017), hingga saat ini belum diketahui.

Namun menurut Ksubdit Komunikasi Dirjen PAS, Syarpani mengatakan, petugas dari Kepolisian dan internal masih terus mengejar para napi yang kabur.

"Begitu kejadian petugas dari Brimobda Riau langsung bergerak, namun saya belum bisa memastikan berapa jumlah Napi yang kabur. Akses menghubungi kesana belum bisa, saya kebetulan masih di Bali," ujarnya saat dihubungi GoRiau.com (GoNews Group).

Yang jelas kata dia, para napi yang kabur, terjadi sebelum salat jumat. "Iya sebelum salat ada pengerahan masa yang berikutnya diperkirakan ratusan narapidana berada di luar. Sekarang ini ya baru tahap tindakan, penyelesaian, jadi kepastian soal berapa yang kabur itu masih dalam pengecekan," tandasnya.

Namun demikian kata dia, pihak keamanan sedikit menemui kendala saat pengecekan. Karena menurutnya petugas lapas di Pekanbaru tersebut sangat terbatas.

"Iya isi lapas itu sekitar 1.300 orang sementara kapasitas sebenarnya adalah 300 san orang, dicek satu persatu ke kamar. Inilah kenapa data lengkapnya belum sampai ke kita," tukasnya.

Untuk informasi awal ujarnya, saat ini koordinasi sudah dilakukan pihak Lapas dan Kepolisian. "Saat info ada kejadian rusuh itu, Brimob langsung ke TKP. Sebenarnya bukan kabur, informasi yang saya dapat ada aksi massa para Napi sebelum jumatan, jadi inilah yang masih kita selidiki. Intinya mereka memanfaatkan moment salat jumat," tukasnya.

"Sebenarnya pihak lapas itu memberikan hak-hak rohani bagi mereka untuk ibadah. Namun isi kepala tidak sama malah dibalas dengan begini. Ya intinya suda kita tangani ini. Tidak ada gesekan dengan petugas. Karena petugasnya sendiri sangat terbatas," urainya.

Dan menurutnya, saat ini semua akses keluar sudah di blok pihak Keamanan di Pekanbaru. ***

wwwwww