Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Nasional
13 jam yang lalu
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
2
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
3
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
4
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Sepakbola
5 jam yang lalu
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Biarkan Warga Terlantar, Camat dan Lurah Disuruh Bupati Purwakarta Pilih Sanksi, Nikahi Wanita Jompo atau . . . .

Biarkan Warga Terlantar, Camat dan Lurah Disuruh Bupati Purwakarta Pilih Sanksi, Nikahi Wanita Jompo atau . . . .
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. (tempo.co)
Senin, 24 April 2017 12:31 WIB
PURWAKARTA - Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Dedi Mulyadi menemukan seorang perempuan tua terlantar di jalan raya Perempatan Haji Iming Maracang, Kota Purwakarta. Gara-gara hal itu Dedi murka kepada camat dan lurah setempat.

''Setelah saya dekati dan ditanyai, ternyata dia warga Kelurahan Cipaisan,'' ujar Dedi, Minggu, 23 April 2017, seperti dikutip dari tempo.co.

Perempuan tua yang menggendong barang rongsokan dengan pakaian lusuh yang ditemukan Dedi, bernama Sahen, berusia 67 tahun.

Perempuan jompo tersebut mengaku hidup sebatang kara. Punya anak satu, tapi sibuk mengurusi keluarganya tanpa menapikan ibunya sendiri.

Untuk mencari kebutuhan sehari-harinya, Mak Sahen terpaksa mencari belas kasihan orang di jalan-jalan yang dilaluinya.

Mak Sahen juga mengaku tak mendapatkan beras perelek yakni subsidi beras model baheula dari orang cukup buat orang miskin yang jadi program Bupati Purwakarta.

Dedi pun kemudian membawa Sahen pulang ke rumahnya dengan mobil dinasnya. Ia juga memberinya uang saku dan sembako untuk bekal beberapa bulan ke depan.

''Terima kasih Pak Bupati,'' ujar Sahen, dengan nada bungah.

''Atas kejadian itu, Lurah Cipaisan dan Camat Purwakarta, saya berikan peringatan keras. Sebab, sudah menelantarkan warganya yang miskin dan jompo itu,'' kata Dedi. Tindakan lain yakni pemotongan tunjangan selama tiga bulan. Dana itu diserahkan ke Mak Sahen.

Menurut Bupati Dedi, jika lurah dan camat tak mau dikenai sanksi pemotongan tunjangan, ia mewajibkan mereka untuk menikahi Mak Sahen.

''Silakan, mau pilih sanksi yang mana?'' ucap Dedi.

Yudi, Camat Purwakarta  mengaku salah atas hal tersebut. ''Saya terima sanksi yang diberikan Pak Bupati atas keteledoran tugas saya sebagai camat,'' ujar Yudi. Ia berjanji mendatang tidak akan ada lagi kasus Sahen-Sahen lainnya.***

Editor:hasan b
Sumber:tempo.co
Kategori:GoNews Group, Balai Kota
wwwwww