Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
2
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
21 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
3
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
4
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Tinjau Jalan Putus Riau-Sumbar, Gubri: Itu Wilayah Luar

Tinjau Jalan Putus Riau-Sumbar, Gubri: Itu Wilayah Luar
Longsor perbatasan Riau-Sumbar.
Sabtu, 04 Maret 2017 19:13 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman meninjau kondisi jalan putus di lintas Riau-Sumatera Barat dengan menaiki helikopter Kementerian LHK ditemani Kalaksa BPBD Provinsi Riau, Edwar Sanger dan Kepala BMKG stasiun Pekanbaru, Sugarin.

Menurut keterangan orang nomor satu di Riau ini, kondisi jalan putus tersebut tengah dalam pengerjaan perbaikan Balai Jalan Sumbar.

"Yang putus itu sudah di wilayah luar (Sumbar). Jauh dari wilayah kita. Tapi ini lintas menuju provinsi kita. Tadi sudah mulai diperbaiki Balai Jalan Sumbar," singkat Andi kepada GoRiau.com di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Sabtu (4/3/2017) sore.

Pasca terjadi bencana longsor di perbatasan Provinsi Riau dan Sumatera Barat itu, Gubri mengkhawatirkan kelancaran distribusi pangan antar dua provinsi ini. Pasalnya, beberapa ruas jalan baik dari arah Riau ke Sumbar maupun sebaliknya dalam kondisi terputus.

"Kita berharap pedagang kebutuhan bahan pokok jangan langsung menaikkan harga. Kalau masih ada stok, jangan langsung dinaikkan harganya," harapnya.

Ia pun mengimbau para spekulan untuk tidak memperhitungkan pertambahan harga angkut pangan secara berlebihan. "Ongkos angkutnya yang rasional lah. Kita akan minta Dinas Koperasi, Perdagangan dan UKM untuk turun ke pasar bersama Bulog," tuturnya. ***

Kategori:Balai Kota
wwwwww