Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
6 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
3
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
4 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
4
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
6 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
5
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
4 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
6 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Mau Merokok Tak Punya Duit, 3 ABG Ini Nekat Curi 44 Ekor Merpati

Mau Merokok Tak Punya Duit, 3 ABG Ini Nekat Curi 44 Ekor Merpati
ilustrasi (merdeka.com)
Jum'at, 03 Maret 2017 10:05 WIB

PALEMBANG - Berdalih tak punya duit untuk membeli rokok, tiga remaja nekat mencuri 44 ekor burung merpati milik warga. Ketiganya diringkus polisi setelah dilaporkan korbannya.

Para pelaku adalah berinisial RS (20), AD (18), dan WY (17), semuanya warga Sukarami, Palembang. Mereka terancam dipenjara selama lima tahun sesuai Pasal 363 KUHP tentang pencurian.

Aksi pencurian itu dilakukan di tempat penangkaran burung merpati milik Kiswanto di Kelurahan Talang Jambe, Sukarami, Palembang, Selasa (28/2) lalu.

Dua pelaku masuk ke penangkaran dan menggasak 44 ekor merpati sedangkan seorang lain menunggu di motor.

Salah satu tersangka, RS, mengaku pencurian itu spontan dilakukan lantaran melihat banyaknya burung beterbangan dan diketahui dari rumah korban. Dia juga mengetahui tempat menjualnya sehingga langsung beraksi.

"Tak sengaja karena lihat banyak burung itu, lalu kami curi," ungkap tersangka RS di Mapolsek Sukarami Palembang, Kamis (2/3).

Rencananya, kata dia, seekor burung dijual seharga Rp 15 ribu di daerah Banyuasin. Hasilnya, hanya untuk membeli rokok dan makanan.

"Mau beli rokok saja, bukan untuk narkoba. Baru sembilan ekor yang terjual," kata dia.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono mengungkapkan, ketiga tersangka diringkus dari keterangan saksi yang melihat keberadaan korban usai beraksi. Barang bukti yang diamankan berupa sisa burung yang belum sempat terjual berjumlah 35 ekor.

"Motifnya untuk beli rokok. Kita kembangkan lagi apakah mereka pernah terlibat dalam kejahatan lain," terangnya. (mdk)

Editor:Arie RF
Sumber:merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Cendekia
wwwwww