Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
13 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
12 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Wah Kemenaker Diduga Rugikan Negara Rp375 Juta Proyek Pengadaan Elektronik Pelatihan 3R BBPLK

Wah Kemenaker Diduga Rugikan Negara Rp375 Juta Proyek Pengadaan Elektronik Pelatihan 3R BBPLK
Jajang Nurjaman. (dok.pribadi)
Senin, 27 Februari 2017 13:25 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) diduga telah merugikan negara dengan tender pengadaan Peralatan Pelatihan 3R BBPLK Bekasi Kejuruan Elektronik sebesar Rp375 juta.

Pengadaan peralatan tersebut yakni pada tahun anggaran 2017.

Dimana Kementerian Ketenagakerjaan yang dipimpin M Hanif Dhakiri melalui direktorat Bina Kelembagaan Pelatihan Dirjen Binalattas melakukan lelang "Pengadaan Peralatan pelatihan 3R BBPLK Bekasi Kejuruan elektronik" dengan HPS (harga prakiraan sementara) sebesar Rp.19.779.516.680

Dan pemenang lelang ini adalah PT. Adi Guna Wahana (Bintaro Business Centre, Jl. Rc. Veteran No. 1-I Rt. 001/003, Kel. Bintaro, Kec. Pesanggrahan - Jakarta Selatan (Kota) - DKI Jakarta)dengan harga penawaran sebesar Rp19.749.430.000

Dari data yang diperoleh GoNews.co dari CBA, harga penawaran pemenang lelang perusahaan ini terlalu tinggi dan mahal sehingga potensi kerugian negara tercatat sebesar Rp375.371.404. Dan perusahaan ini juga, sebetulnya tidak layak menang lantaran dari harga penawaran, PT. Adi Guna Wahana hanya menempati posisi pada nomor 3 Saja.

"Yang paling aneh, PT. Adi Guna Wahana ini sebagai Pelanggan tetap untuk memenangkan tender tender pada kementerian yang dipimpin oleh M. Hanif Dhakiri. Sebagai contoh, perusahaan PT. Adi Guna Wahana pernah menang Lelang pada tahun 2016 untuk peralatan pelatihan Institusional kejuruan Elektronika dengan anggaran sebesar Rp4.481.499.000," ungkap Koordinator CBA (Center for Budget Analysis), Jajang Nurjaman, Senin (27/2/2017) di Jakarta.

Dari potret tender seperti diatas, CBA (Center for Budget Analysis) meminta untuk KPPU (Komisi Pengawasan Persaingan Usaha untuk melakukan penyelidikikan atas usaha tak sehat di kementerian yang dipimpin oleh M. Hanif Dhakiri ini.

"Selian itu ada juga potensi kerugian negara sebesar Rp375 juta, CBA meminta segera panggil pokja lelang "Pengadaan Peralatan pelatihan 3R BBPLK Bekasi Kejuruan elektronik untuk diminta keterangan Mereka," pungkasnya. ***

wwwwww