Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
24 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
10 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
3
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
10 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
4
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
5
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
6
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Jokowi Jadi Imam Salat, Begini Kata Din Syamsudin

Jokowi Jadi Imam Salat, Begini Kata Din Syamsudin
Presiden Joko Widodo menjadi imam salat Ashar jamak di Masjid Alfatah, Ambon.
Senin, 27 Februari 2017 10:35 WIB

JAKARTA - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin mengomentari polemik tentang Presiden Joko Widodo yang menjadi imam salat Ashar di Masjid Alfatah, Ambon pada Jumat lalu (24/2).

Menurut Din, justru dirinya yang mempersilakan presiden yang beken dipanggil dengan nama Jokowi itu menjadi imam. Saat itu sehabis salat Jumat dan Jokowi hendak menjamak salat Ashar sekalian.

Din mengatakan, mestinya Presiden Jokowi jadi imam salat tak perlu dipermasalahkan. Mantan ketua umum Pengurus Pusat Muhammadiyah itu bahkan menyebut Jokowi memang pantas menjadi imam salat.

“Mohon tdk usah dipermasalahkan. Semula Pak Jokowi meminta saya, namun saya mendorong beliau jadi imam krn saya tahu beliau pantas utk itu,” ujar Din melalui akun @OpiniDin di Twitter seperti diberitakan jpnn.com, Senin (27/2/2017).

Saat itu ada sejumlah pejabat tinggi yang menjadi makmum. Antara lain Menteri Agama Lukman Hakim Saidfuddin, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian

Namun, pengurus MUI Pusat Anton T Digdoyo justru mempertanyakan alasan menunjuk Jokowi jadi imam salat. Dalam penilaian Anton, mantan gubernur DKI itu tidak fasih dalam membaca Alquran.

"Saya pernah lihat Jokowi jadi imam salat. Bukan hanya bacaannya kacau, tapi juga gerakan-gerakan salatnya, tuma’ninah-nya, iktidalnya pun masih kacau. Maka saya heran kok dia jadi imam salat padahal di situ ada banyak ulama seperti Pak Din, Menag," ujar Anton.(jpnn)

Editor:Arie RF
Sumber:jpnn.com
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah
wwwwww