Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
12 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
12 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Peringati HUT Pasbar ke XII, Pemkab Pasbar Gelar Selaju Sampan di Pantai Muaro Sasak

Peringati HUT Pasbar ke XII, Pemkab Pasbar Gelar Selaju Sampan di Pantai Muaro Sasak
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pasaman Barat, Armen, S.H.
Kamis, 15 Desember 2016 02:07 WIB
Penulis: Ronny Ano
Pasaman Barat - Salah satu ikon budaya tradisional daerah Pesisir di Minangkabau adalah selaju sampan, atau lebih dikenal dengan balap dayung sampan. Namun, akhir-akhir ini budaya ini sudah mulai terkikis  atau dilupakan oleh para generasi muda. Budaya tradisional tersebut sudah jarang lagi digelar tiap perayaan atau hari besar.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) dibawah kepemimpinan Drs  H Syahiran kembali menghidupkan budaya tardisional selaju sampan, agar budaya tersebut tidak hilang ditelan zaman. 

Menyikapi hal tersebut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pasbar akan menggelar festival selaju sampan 2016, dalam rangka Hut Pasbar ke 12, ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Armen SH di ruang kerjanya, Rabu 14 Desember 2016.

Dikatakan Armen, festival selaju sampan Pasbar 2016 baru pertama kali diadakan, nantinya akan dilaksanakan pada tanggal 18 Desember mendatang di Muaro Sasak, dengan peserta tingkat nagari dan kecamatan di Pasbar. Otomatis, kegiatan ini akan melibatkan secara langsung unsur terkait terutama Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Nagari, jelasnya.

“Kegiatan ini merupakan salah satu instruksi Bupati untuk menghidupkan kembali salah satu budaya tradisional yang ada di Pasbar, dimana selama ini kurang dihiraukan lagi oleh para generasi muda Pasbar terutama masyarakat di daerah pesisir, “ujar Armen.

Armen juga menyebutkan, festival ini nantinya akan dibuka langsung oleh Bupati Pasbar Drs H Syahiran, sebagai bentuk apresiasi dan kecintaan Bupati  terhadap budaya tradisional salah satunya selaju sampan. Disamping itu, kegiatan ini juga bertujuan sebagai ajang mempromosikan objek wisata ke dunia luar, agar kunjungan para wisatawan ke Pasbar terutama ke Muaro Sasak lebih meningkat. Apalagi, Pantai Muaro Sasak salah satu objek wisata andalan Pasbar yang telah mendunia, bebernya.

“Dengan adanya iven festival selaju sampan ini diharapkan akan mampu mengangkat kembali harkat dan martabat budaya tradisonal yang telah terlupakan, sekaligus untuk mempromosikan destinasi wisata yang ada di Pasbar serta menghibur masyarakat Pasbar yang berada di wilayah Pesisir Sasak,“ucapnya.(RA)

Editor:Jontra
Kategori:Riau, GoNews Group, Warga Bertuah
wwwwww