Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
15 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
15 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kericuhan Sempat Terjadi usai Pendemo di Terima JK di Istana Negara

Kericuhan Sempat Terjadi usai Pendemo di Terima JK di Istana Negara
Kericuhan di depan Istana. (foto: detik)
Jum'at, 04 November 2016 19:40 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Sekitar pukul 18.30 WIB sejumlah perwakilan massa yang ditemui Wapres JK menyampaikan hasil pertemuan kepada para demonstran.

"Presiden Jokowi tetap belum mau menerima kita. Yang kedua bapak wapres menawarkan dan menjamin agar kita semua memberikan waktu kepada Kapolri selama dua minggu," kata perwakilan massa melalui pengeras suara.

Rupanya sebagian massa tidak puas. Massa kemudian meneriakkan perang, jihad, revolusi sembari mengarah ke Jl Medan Merdeka Barat.

Massa FPI langsung membentengi antara massa HMI dengan aparat. Terjadilah pelemparan botol air mineral dan batu bata dari massa berbendera HMI ke arah FPI.

Massa FPI meminta tenang, tapi masih ada pelemparan botol air mineral.

"Hoi tenang kita bersaudara," pekik sejumlah anggota FPI.

Sampai pukul 19.10 WIB, barikade FPI tetap berbaris di depan pagar Brimob mereka menyesalkan adanya aksi kisruh.

Polisi pun segera mengeluarkan gas air mata dan tembakan peringatan ke udara. Bunyi letusan senjata api, terdengar sampai ke Masjid Istiqlal Jakarta. ***

Sumber:GoNews.co dan detik.com
Kategori:GoNews Group, Kabar Bertuah, Warga Bertuah, Balai Kota
wwwwww