Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
13 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
12 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
11 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
9 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
14 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Wawako Emzalmi Hadiri Ritual 'Mambukak Kapalo Banda' di Padang Sarai

Wawako Emzalmi Hadiri Ritual Mambukak Kapalo Banda di Padang Sarai
Wawako Emzalmi ketika bersalaman dengan warga dala menghadiri ritual 'Mambukak Kapalo Banda' di Padang Sarai. (Humas)
Minggu, 16 Oktober 2016 06:06 WIB
PADANG - Wakil Walikota (Wawako) Padang, H. Emzalmi menghadiri kegiatan ritual keagamaan “mambukak kapalo banda” yang diselenggarakan masyarakat di kawasan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (13/10/2016) lalu.

Orang kedua di Padang itu pun, memberikan apresiasi kegiatan yang rutin dilakukan tiap tahun oleh warga dari 10 suku itu dalam menyambut 10 Muharram 1438 H.

"Kegiatan ini sangat positif karena dapat menjadi pemersatu warga. Sehingga semuanya dapat bersilaturahmi sehingga dekat dan saling kenal mengenal. Dimana kegiatan ini sebagai bentuk doa dan syukur agar pertanian warga dapat tumbuh subur sampai masa panen dengan baik,” sebut Emzalmi pada kesempatan itu.

Wawako mengatakan, Pemkot Padang melalui SKPD terkait berniat akan mengembangkan kegiatan mambukak kapalo banda menjadi wisata tradisi baru ke depan. Sehingga ritual tersebut bakal memiliki nilai jual selaku adat dan budaya asli nagari Koto Tangah.

“Insya Allah, ke depan kita akan membuatkan skenario secara detail tentang kegiatan mambukak kapalo banda ini. Di samping itu juga berencana membangun sarana dan prasarana pendukungnya,” pungkas Emzalmi yang disambut meriah warga setempat kala itu.

Dalam kegiatan mambukak kapalo banda tersebut seperti biasa masyarakat melakukan penyembelihan kerbau yang kemudian dimasak secara bersama-sama untuk dicicipi seluruh masyarakat dan undangan yang hadir. (David/Faisal/Bustam)

Editor:Calva
Kategori:Kulim, Lingkungan, Balai Kota, Kabar Bertuah
wwwwww