Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Nasional
15 jam yang lalu
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
2
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Sepakbola
8 jam yang lalu
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
3
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
4
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Pasar & Niaga

Ada Datuak Maringgih di Festival Siti Nurbaya 2016

Ada Datuak Maringgih di Festival Siti Nurbaya 2016
Sosok penggambaran Datuak Maringgih dengan Siti Nurbaya. (Humas)
Jum'at, 09 September 2016 05:38 WIB

PADANG - Festival Siti Nurbaya (FSN) 2016 kali ini terbilang unik dan menarik. Tidak saja menampilkan komunitas anak muda Kota Padang, akan tetapi juga menghadirkan karnaval yang ciamik.

Seperti yang ditampilkan Kecamatan Kuranji. Kecamatan ini benar-benar mengangkat tema kontemporer. Dalam karnaval yang digelar saat FSN 2016 di Monumen Merpati Perdamaian, Pantai Muaro Lasak, Rabu (7/9/2016) siang, Kecamatan Kuranji menghadirkan Datuak Maringgih dan Siti Nurbaya.

Saat melewati panggung acara, pelakon Datuak Maringgih dan Siti Nurbaya tampil mengenakan pakaian adat Minang. Keduanya diarak.

“Ado Datuak Maringgih jo Siti Nurbaya,” ujar Disa, salah seorang warga yang hadir pada siang itu sambil menunjuk ke arah arak-arakan karnaval dari Kecamatan Kuranji.

Camat Kuranji Rachmadenny Dewi Putri menyebut bahwa FSN tahun ini dengan tampilan yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, hal ini sejalan dengan moto Kecamatan Kuranji yang selalu mendukung pembaharuan ke arah yang lebih baik.

“Dalam FSN kali ini kami menyatukan budaya dan seni kontemporer, karena konsep tahun ini adalah karnaval, maka kami menitikberatkan pada sisi penampilan karnavalnya,” ujar camat yang didampingi Sekretaris Camat Yoga Natasha Amin, kemarin.

Dipilihnya konsep Datuak Maringgih dan Siti Nurbaya dan penampilan sepasang Ratu Daun pada FSN 2016 ini, Rachmadenny Dewi Putri menyebut bahwa konsep yang dilakukannya merupakan perpaduan antara seni budaya Minangkabau dan seni kontemporer.

“Kesemua penampil murni dari Kuranji, warga turut berpartisipasi. Kedepannya Kuranji akan terus ikut berkontribusi pada setiap agenda kegiatan yang diselenggarakan Pemkot Padang,” sambung Yoga Natasha Amin. (Charlie)

Editor:Calva
Kategori:Pasar & Niaga, GoNews Group, Kulim
wwwwww