Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
2
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Sail
24 jam yang lalu
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
3
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
3 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
4
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
3 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
3 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
2 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Dinas Kesehatan Mentawai Lakukan Pemberian Obat Kaki Gajah Oktober Mendatang

Dinas Kesehatan Mentawai Lakukan Pemberian Obat Kaki Gajah Oktober Mendatang
Suasana Rakor pelaksanaan pemberian obat Kaki Gajah di Mentawai. (Humas)
Sabtu, 03 September 2016 06:25 WIB

MENTAWAI - Guna mengantisipasi penularan penyakit kaki gajah atau elephantis filariasis, Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai kembali akan membagikan Obat Pencegahan Massal penyakit itu kepada masyarakat pada Oktober 2016 mendatang. Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Mentawai Lahmuddin Siregar menyebutkan, pelaksanaan pengobatan massal Filariasis akan dilakukan secara menyeluruh pada Bulan Eliminasi Kaki Gajah (BEKG) tersebut.

“Eliminasi Filariasis untuk memutus mata rantai penularan dilakukan dengan pemberian obat pencegahan massal pada BEKG Oktober mendatang secara menyeluruh di Mentawai,” katanya, Jumat (2/9/2016).

Pengobatan massal akan dilakukan di setiap kecamatan, desa dan dusun bukan hanya di tempat kasus penyakit Kaki Gajah ditemukan. Supaya pencegahaan tersebut bukan hanya kepada penderita yang terjangkit saja tetapi kepada seluruh masyarakat agar yang lain tidak tertular.

Menurutnya, persentase kasus penyakit Kaki Gajah di wilayah Mentawai hitungannya diatas 2 per mil. Sebelumnya angka yang sudah dibuat 2,92 namun hal tersebut hanya dibenarkan dibawah 1 per mil. Tapi kalau ada angka 2,92 maka daerah tersebut wajib melakukan pengobatan massal, itu terjadi pada tahun 2003. Kemudian pada tahun 2004 dicanangkan pencegahaan Filariasis sampai dengan 6 tahun.

Ia katakan, pertama kali dilakukan pencegaahan Filariasis itu di wilayah Siberut dua tahun sebelumnya dan sudah tuntas. Pada survei kedua tahun 2016 ditemukan kembali kasus Filariasis kepada anak sekolah SMP tepatnya di Desa Sinakak. (Humas)

Editor:Calva
Kategori:Kabar Bertuah, GoNews Group, Pekansikawan
wwwwww