Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
16 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
16 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  Cendekia

Bentrokan Berdarah di Mapolres Meranti Buntut Tewasnya Pelaku Penikaman Polisi, 1 Warga Tewas

Bentrokan Berdarah di Mapolres Meranti Buntut Tewasnya Pelaku Penikaman Polisi, 1 Warga Tewas
Aksi massa di RSUD Kepulauan Meranti, Kamis siang
Kamis, 25 Agustus 2016 14:27 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Seorang warga Kepulauan Meranti, Riau, meninggal dunia dalam bentrokan berdarah di Mapolres, Kamis (25/8/2016) siang. Massa meminta polisi menjelaskan terkait tewasnya oknum honorer usai menikam polisi, Brigadir Adil S Tambunan.

Kedua kubu bahkan sempat terlibat aksi dorong-dorongan di depan gerbang Mapolres Kepulauan Meranti. Tak cuma itu, warga yang berkerumun juga melempar batu, kayu dan benda lainnya. Kaca kantor pun pecah berantakan.

Akibat insiden ini, seorang warga dilaporkan meninggal dunia. "Menurut Kapolres, ada warga yang meninggal dunia saat dilarikan ke rumah sakit, ia terkena lemparan batu di kepala," ungkap Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, di ruangannya.

Untuk menjaga kondusifitas di sana, Polda Riau mengirimkan dua Pleton Brimobda, ditambah dua pleton polisi dari Kabupaten Siak serta 53 personil dari Polres Kabupaten Bengkalis. "Kabarnya sudah kondusif, sebagian warga sudah membubarkan diri," tukasnya.

Pantauan di sana, tampak batu dan kayu berserakan di halaman Mapolres Kepulauan Meranti. Selain itu polisi juga masih berjaga-jaga, mengantisipasi aksi susulan. Pihak Polsek setempat juga sudah dikumpulkan mencegah adanya kemungkinan aksi balasan. ***

wwwwww