Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
15 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
15 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

2.000 Orang Gelar Aksi Protes, Satu Warga Meranti Tewas Saat Demo ke Mapolres

2.000 Orang Gelar Aksi Protes, Satu Warga Meranti Tewas Saat Demo ke Mapolres
Warga yang luka akibat aksi protes ke Mapolres.
Kamis, 25 Agustus 2016 15:52 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Aksi protes pasca kematian oknum honorer Dispenda usai ditembak anggota polisi hingga meninggal berlanjut. Korban bernama AAP, meninggal saat dibawa ke Mapolres Kepulauan Meranti.

Waktu itu, warga memprotes atas ulah anggota polisi yang diduga melakukan penyiksaan terhadap AAP. Setelah mendapat dua kali tembakan di kaki, AAP dibawa ke Selatpanjang (Mapolres, red). Saat di Polres Kepulauan Meranti dia meninggal dunia.

Sontak kejadian ini membuat warga marah. Pasalnya penanganan terhadap pelaku penikaman Brigadir Tambunan hingga tewas dinilai tidak sesuai SOP. Sekitar 2 ribuan warga sudah melayangkan aksi protes di RSUD Kepulauan Meranti. Waktu itu masyarakat bertemu dengan Kapolres Asep Iskandar dan Waka Polres Rudi R Samosir.

Warga meminta Kapolres Asep menindak tegas terhadap oknum polisi yang terkesan menyiksa AAP hingga tewas.

Setelah Kapolres kembali ke Mako, aksi berpindah dari RSUD ke Mako Polres Jalan Pembangunan Selatpanjang.

Di sini, warga tak bisa masuk ke halaman Polres Kepulauan Meranti. Anggota polisi berjaga-jaga di pintu gerbang. Suasana sempat memanas, warga akhirnya mulai melemparkan batu ke arah kantor polres.

Satu orang warga terluka langsung dibawa untuk mendapat perawatan di RSUD Meranti. Allah berkata lain, laki-laki itu meregang nyawa. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Cendekia
wwwwww