Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Nasional
15 jam yang lalu
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
2
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
3
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Sepakbola
7 jam yang lalu
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
4
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Home  /  Berita  /  GoNews Group

500 KTSP SMA/SMK Sumatera Barat Mulai Divalidasi

500 KTSP SMA/SMK Sumatera Barat Mulai Divalidasi
Kadis Dikbud Sumbar, Syamsulrizal memberikan arahan kepada Tim Validator KTSP SMA/SMK Sumbar di ruang khusus Dinas Dikbud Sumbar, Jumat (22/7). (Foto W Leto Tapay/GoSumbar)
Jum'at, 22 Juli 2016 15:33 WIB
Penulis: W Leto Tapays
PADANG - Sekitar 500 KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) SMA/SMK di Sumatera Barat mulai divalidasi oleh Tim Validator KTSP Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar.

"Lakukan validasi dengan sebaik mungkin, agar tidak merugikan sekolah," ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Syamsulrizal, Jumat (22/7) di hadapan validator KTSP SMA/SMK se-Sumbar.Validasi perlu dilakukan dengan baik sehingga bias nilai atau deviasi nilai antarvalidator tidak terlalu jauh. Saat ini, jelas Syamsulrizal.Diharapkan pada validasi kurikulum 2016/2017 ini diharapkan setiap validator memperhatikan sekolah yang dinilai, sebab saat ini ada sekolah rujukan, sekolah literasi, sekolah reguler, pelaksna kurikulum 2013 dan program lainnya. "Program tersebut diharapkan tergambar dalam KTSP masing-masing," jelas Syamsulrizal. Sekolah diharapkan bisa memasukkan program yang sesuai dengan sekolah. Kalau menjadi sekolah rujukan atau sekolah unggul maka hal itu harus terlihat dalam KTSP.Kepala Dinas Dikbud didampingi Kabid Dikmen Nasmeri berharap agar bisa melakukan validasi dengan objektif, sehingga nilai yang didapatkan sekolah sesuai dengan kondisi sebenarnya. "Tetapkan time schedule validasi KTSP ini," garap Syamsulrizal. Sehingga jelas kapan bisa disyahkan atau ditandatangani oleh Kepala Dikbud Sumbar. Diharapkan semuanya bisa dituntaskan sesuai dengan skedul yang disepakati.

wwwwww