Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
9 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
9 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
11 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
11 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Pertama Kali di Padang Pariaman, Anak Sapi Hasil Embrio Transfer Lahir

Pertama Kali di Padang Pariaman, Anak Sapi Hasil Embrio Transfer Lahir
Anak sapi yang lahie hasil transfer embrio di Kabupaten Padang Pariaman. (Humas Padang Pariaman)
Kamis, 14 Juli 2016 18:48 WIB
PADANG PARIAMAN - Dinas Pertanian Peternakan dan Kehutanan (Distanakhut) Bidang Peternakan melakukan monitoring kelahiran anak sapi hasil embrio transfer di Korong Duku Nagari Pilubang Kecamatan Sungai Limau, Selas (12/7/2016).

Kelahiran anak sapi tersebut merupakan sapi hasil transfer embrio pertama di Padang Pariaman.

Transfer embrio merupakan proses mulai dari pemilihan sapi donor, sinkronisasi birahi, super ovulasi, inseminasi koleksi embrio penanganan dan evaluasi embrio, transfer embrio pemeriksaan kebuntingan sampai dengan kelahiran.

Embrio yang ditransfer tersebut dibuahi di luar, setelah berumur 7 hari disumbangkan pada rahim sapi yang telah disiapkan dengan kriteria induk sapi tersebut sehat, memiliki corpus luteum dan masa birahinya lewat 7 hari. 14 hari setelah penanaman embrio, induk sapi dikontrol apabila induk tidak menunjukan gejala birahi maka kemungkinan embrio tersebut implant (melekat). Setelah kandungannya 3 bulan dilakukan pemeriksaan kebuntingan.

Transfer embrio kali ini dilakukan pada induk sapi simmental dan jenis embrio limosin. Embrio sendiri berasal dari Balai Embrio Transfer Cipelang.

Kegiatan ini merupakan kegiatan Dinas Peternakan dan Keswan Provinsi Sumatera Barat kerjasama dengan Balai Embrio Transfer Cipelang. (Humas/Riska)

wwwwww