Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
3 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
4 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
3
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
4 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
4
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
2 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Shalat Ied Fitri di Dharmasraya, Bupati Minta Jadikan Ramadan Sebagai Bekal Kesalehan

Shalat Ied Fitri di Dharmasraya, Bupati Minta Jadikan Ramadan Sebagai Bekal Kesalehan
Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan di tengah jemaah Shalat Ied di Dharmasraya.
Rabu, 06 Juli 2016 21:07 WIB
Penulis: Eko Pangestu
DHARMASRAYA - Shalat idul fitri tingkat Kabupaten Dharmasraya dipusatkan di halaman Kantor Bupati. Hadir dalam kesempatan persebut Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Wakil Bupati H. Amrizal Dt. Rajo, mantan Wakil Bupati H. Syafruddin R, Ketua DPRD H. Masrul Maas, Wakil Ketua DPRD Ampera Dt. Labuan Basa, para pejabat pemerintah Kabupaten Dharmasraya, dan ribuan masyarakat Nagari Sungai Kambut dan sekitarnya.

Rangkaian peringatan hari raya kemenangan itu dimulai pada pukul setengah delapan, diawali dengan pidato bupati, kemudian shalat sunat idhul fitri dua rakaat dan khotbah oleh Ustazd Maulana Yatim.

Di bawah sinar matahari pagi yang baru naik sepenggal galah itu, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan menyerukan, agar setelah ditempa ramadhan selama sebulan penuh, masyarakat hendaknya menjadikan hasil tempaan ramadhan itu sebagai modal keshalehan sosial.

Dengan keshalehan sosial, maka masyarakat Kabupaten Dharmasraya akan memiliki kekuatan penuh untuk mengembangkan diri memasuki dunia yang global yang penuh persaingan.

"Landasan agaman menjadi modal terampuh dalam memasuki dunia global," katanya.

Disamping itu, dengan landasan agama, masyarakat bisa membentengi diri dari pengaruh Nakoba dan berbagai penyakit kemasyarakatan akibat modernisasi.

Di akhir sambutannya, bupati termuda se Indonesia itu menyerukan, agar semua masyarakat memelihara anak yatim dan fakir miskin.

"Jangan sampai ada anak yatim dan fakir miskin yang menangis di hari raya ini, sementara kita merayakannya dengan sukacita," katanya. (***)

wwwwww