Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
23 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
2
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
3
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Home  /  Berita  /  Cendekia

Sebuah Kafe Dibakar Masyarakat, DPRD Kuansing: Ini Pelajaran Bagi Mereka yang Bandel

Sabtu, 18 Juni 2016 19:06 WIB
Penulis: Wirman Susandi
sebuah-kafe-dibakar-masyarakat-dprd-kuansing-ini-pelajaran-bagi-mereka-yang-bandelAndi Nurbai, SP
TELUKKUANTAN - Dibakarnya sebuah tempat hiburan malam di Desa Jalur Patah Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau dikarenakan pemiliknya yang bandel.

"Ini pelajaran bagi mereka yang bandel. Bukan masyarakat yang anarkis, tapi pemilik kafe yang tak mengindahkan imbauan dari pemerintah," ujar Ketua Komisi C DPRD Kuansing, Andi Nurbai, SP kepada GoRiau.com, Sabtu (18/6/2016).

Menurutnya, seharusnya semua orang di Kuansing yang mayoritas Islam menghormati bulan suci ramadan. "Bukan sebaliknya, orang puasa menghormati orang tak puasa."

"Negeri kita ini negeri beradat, punya sopan santun dan selalu menjunjung tinggi norma-norma dalam kehidupan. Harusnya kita malu, jika ada tempat hiburan malam," tambah Andi.

Untuk itu, ia meminta aparat penegak hukum, baik polisi maupun Satpol PP proaktif dalam menerima setiap laporan masyarakat. Sehingga, tempat-tempat maksiat benar-benar tutup di bulan ramadan.

"Kalau bisa, selamanya tempat-tempat maksiat tersebut ditutup," pungkas Andi.***

Kategori:Cendekia
wwwwww