Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Nasional
7 jam yang lalu
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
2
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
3
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Subhanallah, Dua Kuburan di Sawang Jenazahnya Masih Utuh dan Wangi

Subhanallah, Dua Kuburan di Sawang Jenazahnya Masih Utuh dan Wangi
Warga Lhok Pawoh, Kecamatan Sawang, Aceh Selatan menggali kuburan yang digerus ombak untuk dipindahkan, ternyata jenazahnya masih utuh, (17/6/2016). [Al Fahd Radi Fahlefi]
Jum'at, 17 Juni 2016 18:20 WIB
Penulis: Al Fahd Radi Fahlefi

TAPAKTUAN - Dua kuburan yang dibongkar warga di  pemakaman umum Gampong Lhok Pawoh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, ternyata masih utuh dan menebar aroma wangi.

"Ketika kuburan yang digali terkuak, bau harum menebar. Kain kapan terlihat  bagus. Papan keranda sedikit rusak. Subhanallah, manyat perempuan itu  utuh dan cantik. Rambutnyapun belum rontok," ujar Zaimar kepada GoAceh yang melihat langsung kondisi jenazah, Jumat (17/6/2016/.

Kuburan yang dibongkar itu masing-masing milik almarhumah Jasmanidar yang meninggal tahun 1990 lalu. Satu lagi milik Hasan yang meninggal pada tahun 2001. Kedua jenazah ini ditemukan masih utuh dan wangi.

Alasan dua kuburan yang berlokasi di pinggir pantai itu di bongkar karena keberadaannya sudah terancam abrasi akibat diterjang ombak. Sejumlah kuburan lain bahkan ada yang sudah hilang dihempas air laut.

"Kuburan orang tua saya  digerus ombak pasang. Khawatir ditelan  air laut, makanya kami bongkar untuk dipindahkan ke lokasi yang aman. Benar, atas kehendak Allah, jenazah almarhumah ibu dan almarhum Wak Hasan masih utuh. Persis seperti saat baru meninggal dunia," terang Zaman (35), putra almarhumah.

"Sebelum jenazah ibu kami angkat dari liang lahat untuk dipindahkan, malamnya kami gelar doa dan sedikit kenduri. Alhamdulillah pemindahan kuburan sudah selesai dilaksanakan,"  katanya.

wwwwww