Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Nasional
10 jam yang lalu
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
2
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
3
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
4
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Sepakbola
3 jam yang lalu
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Home  /  Berita  /  Pasar & Niaga

Guna Tingkatkan Produksi, Petani Kakao Padang Pariaman Diberikan Pelatihan dan Alat Panen

Guna Tingkatkan Produksi, Petani Kakao Padang Pariaman Diberikan Pelatihan dan Alat Panen
Petugas Dinas Pertanian Peternakan dan Kehutanan Kabupaten Padang Pariaman serahkan gunting kepada petani Kakao. (Humas Padang Pariaman)
Jum'at, 17 Juni 2016 10:36 WIB

PARIT MALINTANG - Dalam rangka meningkatkan produksi Kakao dan produktifitas lahan di Kabupaten Padang Pariaman, Dinas Pertanian Peternakan dan Kehutanan melalui Bidang Perkebunan telah merancang dan melaksanakan kegiatan Intensifikasi Kakao. Karena keterbatasan anggaran pelaksanaan kegiatan ini hanya difokuskan pada 10 kelompok tani (Keltan) yang tersebar di Kec. Sei Geringging.

Untuk itu pada hari Rabu (15/6/2016) lalu dilaksanakan Pembagian Gunting Pangkas Kakao sebanyak 250 unit kepada 10 keltan yang merupakan lanjutan rangkaian kegiatan, dimana sebelumnya telah dilaksanakan pelatihan lapangan (Sekolah Lapang/SL) Pemangkasaan dan Sanitasi Kebun. Output dari SL ini adalah meningkatnya kualitas dan keterampilan petani dalam memangkas Kakao mereka.

Nantinya, setelah pembagian gunting pangkas berselang sebulan kemudian akan dilanjutkan dengan SL Pemupukan dan diikuti dengan pembagian pupuk.

"Dengan demikian secara aspek sarana dan prasarana, peningkatan kualitas SDM, serta motivasi kelompok tani telah difasilitasi oleh pemerintah melalui Bidang Perkebunan Distannakhut," jelas Kasi Teknologi dan Produksi Tanaman Perkebunan Renny Hildayanti, SP.

"Tinggal pelaksanaan dan tindakan praktis petani di lapangan. Pemerintah berharap petani mengikuti petani Kakao di Jepang yang benar dalam mengelola Kakao sehingga berdampak pada Peningkatan produksi dan kesejahteraan petani," imbuh Renny lagi. (Humas/Riska)

wwwwww