Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
22 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
20 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
20 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
17 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
22 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Berkat TMMD, Masyarakat Salimpaung Tanah Datar Bisa Produksi Sayur 47 Ton Sehari dan Dijual ke Riau

Berkat TMMD, Masyarakat Salimpaung Tanah Datar Bisa Produksi Sayur 47 Ton Sehari dan Dijual ke Riau
Dandim 0307 Tanah Datar, Letkol TNI Bagus Tri Kuntjoro ketika bercengkrama dengan warga Salimpaung. (Penrem 032/Wbr)
Selasa, 17 Mei 2016 10:36 WIB

TANAH DATAR - Sebagai program untuk membantu desa dalam memperbaiki sarana prasarana, program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) cukup membantu masyarakat menuju kekehihidupan lebik layak. Hal itu dirasakan langsung oleh masyarakat Nagari Salimpaung, Kecamatan Salingpaung, Kabupaten Tanah Datar. Dengan dibangunnya beberapa ruas jalan pertanian, irigasi serta rehab rumah, lahan yang dulunya mati sekarang sudah mampu berproduksi, seperti padi dan sayur mayur lainnya.

Dalam program TMMD tersebut, TNI bersama pemerintah daerah juga memperioritaskan rehab rumah penduduk. Bahkan dari 13 rumah yang masuk kedalam daftar rehab, 11 diantaranya dibangun baru dikarenakan kondisi rumah memang sangat tidak layak untuk ditempati.

“Kami sangat berterimakasih sekali kepada pemerintah daerah dan TNI yang sudah memperhatikan kami, sehingga kami yang dulu tinggal dirumah yang tidak memiliki listrik bahkan sangat tidak layak untuk ditempati, namun sekarang kami dibuatkan rumah yang bagus,” ungkap Asnimar bercucuran air mata, didampingi suami Adrius yang keseharian bekerja sebagai pengembala sapi.

Salimpaung secara umum merupakan wilayah yang mempunyai potensi dalam produksi pertanian. Dengan adanya program TMMD yang membangun ruas jalan dan jembatan untuk akses pertanian, daerah yang dulunya hanya memproduksi sayur mayur sedikit, namun pada saat ini daerah tersebut mampu memproduksi sayur mayur berfariasi sebanyak 47 ton sayuran perminggu.

“Alhamdulillah, saat ini kami lahan kami yang duli mati tidak tergarap dikarenakan tidak adanya akses jalan, saat ini hasil produksi lahan pertanian kami cukup memuaskan,” kata Walinagari Salimpaung Abu Bakar.

Selain Padi yang diolah untuk makan masyarakat sehari-hari, warga juga mampu memenuhi permintaan daerah lain seperti Riau, Kepri dan Batam untuk kebutuhan sayur mayur seperti cabe, mentimun, kacang buncis, kacang panjang, kol dan sayuran lainnya.

Sementara Dandim 0307 Tanah Datar, Bagus Tri Kuntjoro mengatakan, TMMD adalah salah satu wujud Operasi Bhakti TNI, yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen dan Pemerintah Daerah serta komponen bangsa lainnya, yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat. Masyarakat dilibatkan langsung dalam pengerjaan program tersebut.

“Dalam program ini, TNI juga melibatkan masyarakat untuk pengerjaan pembukaan dan pengerasan jalan sepanjang 3400 meter di jorong Nan duo suku Nagari Salimpaung, kemudian pembuatan saluran irigasi sepanjang 980 meter di Jorong nan Duo Suku juga Nagari Salimpaung,” ungkap Dandim, Sabtu (14/5/2016). (Penrem 032/Wbr) 

Editor:Calva
Kategori:Senapelan, GoNews Group, Pasar & Niaga
wwwwww